Dan dari hasil survei dan pendapat para trader, bahwa: “pergerakan harga di pasar uang tersebut terbentuk dari kekeliruan dari para trader dalam menterjemahkan arah pergerakan harga” dikutip dari : http://edukasi.kompasiana.com || sudah saatnya "dancing with the market" http://forekita.blogpsot.com|| The One Stop Service for MQL 4, by :http://mqlcoder.weebly.com||ikut iklanin blog kamu? klik daftar
Tampilkan postingan dengan label seputarforex 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seputarforex 4. Tampilkan semua postingan

TIPS MENGENDALIKAN STRESS DALAM TRADING FOREX

5 komentar


Banyak orang yang senang dengan ide dalam perdagangan di pasar 24-jam, mereka benar-benar gandrung dengan yang namanya trading forex.  Meski “hidup” di dalam “pasar” dengan berbagai konsekuensinya, tetapi mereka  sulit untuk meninggalkannya.  Bahkan diantara mereka, ada yang  sudah pernah “terbantai” market forex, tetapi mereka tetap menyayanginya. Tetapi tidak sedikit yang “mual-mual” kalau mendengar tentang istilah  trading forex lagi. Benar-benar, Trading forex itu fenomenal…

Trading Forex,  kalau boleh jujur adalah pekerjaan yang sangat berat, meski orang lain melihatnya sebagai pekerjaan mudah; dikerjakan sambil tiduran di kamar saja bisa. Dikerjakan si trader ketika dia tidak mandi pun gak masalah, gak perlu berhias dengan pakaian berdasi dan sebagainya.  Bahkan, nih… kalau para trader lagi kumpul, satu gelas kopi itu bisa di join diminum bersama….dan situasi ini tidak dapat terjadi di kantor manapun. Asyik to, enak to, mantep to… Akhirnya ya, ta gendong kemana-mana wkwkwkwkk….

Tetapi  dibalik itu semua, ada ancaman psikologis yang dapat mengena trader forex itu sendiri, yakni: stress.

Mari, kita melihat di mana stress berasal. Wah, mohon maaf ini bukan berarti saya seorang psikiater trading, lho…!  Justru saya ini trader yang pernah memiliki pengalaman stress (menghadapi trading). Eh, mungkin Anda juga? Pun kadang-kadang saya  masih suka stress juga koq (apalagi kalau menghadapi floating banyak), Apakah Anda mengakui hal yang sama? Jadi, dari mana stres datang? 

Jawaban singkatnya adalah ketidakpastian.

Seorang trader, menghadapi  hidup (dalam trading) ini penuh dengan ketidakpastian: Apakah saya akan membuat atau kehilangan uang di perdagangan ini? Apakah saya akan dihukum margin call? Apa yang akan terjadi pada USD hari ini? Bagaimana news hari ini mempengaruhi pasar? Apakah modal yang sedikit (kadang malah hasil hutang) hari ini akan bertambah? Pertanyaan (dan ketidakpastian) yang tidak terbatas, Bro...! Tentu saja trader telah  memilih cara unik untuk hidup dengan tantangan yang demikian. Sungguh, ketidakpastian yang disuntikkan ke dalam setiap hari perdagangan, dapat membuat para trader stress.

Bagaimana Mengendalikan Stres

Sebelum Anda mulai berpikir bagaimana mengendalikan stress dalam trading ini, jika Anda masih pada tahap pemikiran bahwa stress sebagai dampak setiap perdagangan tidak dapat dikendalikan dan pasti tidak pernah dihilangkan, maka saya berharap Anda berfikir lagi.  Ada aspek perdagangan yang kita tidak dapat mengendalikan, seperti bagaimana laporan kerja akan mempengaruhi pasar atau apakah suku bunga akan meningkat atau menurun. (Banyak pedagang mempertimbangkan ketidakpastian ini menjadi menarik) Namun., Kita dapat berpartisipasi dalam pasar.  Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengendalikan stress seorang trader. 

1. Gunakan Sistem Trading 

Trader yang merasakan stres dapat dikurangi dengan menggunakan sistem perdagangan yang baik. Tidak perlu untuk sebuah pencarian seumur hidup yang perfect banget. Kebijaksanaan perdagangan yang bebas stres dapat ditemukan dalam sistem perdagangan yang baik. Ingat, Thomas Alva Edison saja gagal ribuan kali sebelum sukses menciptakan satu buah bola lampu. 

Seorang trader forex kadang, ketika loss despertnya bukan main, kayak mau berhenti dari forex. Sebenarnya ini adalah emosi jiwa yang wajar, dan sangat temporer. Dan selama ini memang masalah mengendalikan emosi sulit di cari ilmunya, kalau secara teori sih seabrek, karena itu mengendalikan emosi butuh didapat melalui pengalaman. 

2. Memilih waktu-waktu trading
Semua trader forex berpengalaman stres; dia trading di jam-jam pasar sepi dan market pergerakannya masih sangat lambat, misalnya trading pagi-pagi (karena begadang kalee) open posisi jam 2 pagi. Dikarenakan tidak bisa memenej trading dengan baik, dia menunggu trade-nya itu sampai siang. Semakin siang, malah semakin floating banyak. Masih di tunggu… dan  kelelahan mengakibatkan stres, muncullah emosi. Ya, dia terjebak  untuk segera open posisi lagi, floating ….. Hayo, siapa tidak stres dengan kondisi trade semacam itu. 

3. Relakan saat kita harus loss
Tidak ada trader yang tidak pernah loss, maka relakanlah uang kita yang hilang. Jangan pernah memelihara loss terlalu lama. Yang terpenting adalah mencari penyebab apa yang membuat kita loss. Kita menjadikannya pengalaman agar tidak terulang lagi terjerembab pada lubang yang sama. 

Kita selalu berharap semoga besok kalo kita trading jarang ketemu Tuan Loss yah... ketemu Nyonya Profit saja yang murah senyum dan suka elus-elus....qqq.

4. Jangan menyalahkan indikator yang kita pakai
Harus disadari bahwa market tidak bisa di prediksi secara akurat 100%, tapi yang penting kejadian seperti itu jangan dijadikan suatu masalah besar dan langsung menyalahkan indikator kita sendiri. Hal ini dapat membuat stres, karena Anda butuh berfikir keras lagi untuk test dan test indikator-indikator baru, termasuk sistemnya. Saya memiliki teman, juga trader yang sudah tiga tahun sudah berkali-kali ganti indikator dan sistem... tetapi hasilnya masih sama: Rajin deposit dan tidak pernah witdhrawal. Saya rasa wajar saja harga bisa bergerak tidak tentu arah. Setiap trader memiliki indikator-indikator berbeda. Jadi yang bisa menggerakkan harga-harga itu namanya fundamental. Kita menggunakan indikator sebagus apa pun, kalau ketabrak fundamental ya indikator-indikator itu, mengalah. So, percayalah dengan keyakinan Anda. Anda tidak bisa “hidup” dengan keyakinan orang lain. Ya, gak Bro..!?

Forex itu kadang-kadang memang bikin kesel, nyesel, dan lain-lain. Sebagai trader kita sering menjumpai  situasi sulit dalam trading. Yah, sering kita menunggu berlama-lama, kita sudah merasa indikator sudah sesuai dengan posisi kita, eh… harga  diam saja, begitu ditinggal dia malah bergerak cepat, uhf! Maka dibutuhkan kesabaran dan berfikir yang jernih. Technical analisis seakurat apapun,  kalau pikiran dan hati kita tidak bisa tenang dan berpikir jernih sama aja bohong, Bro..!

Banyak orang berpikir bertransaksi di platform itu kayak menyeberang jalan dua arah... jadi harus mengamati pergerakan dengan seksama berikut rambu-rambunya,...kalau emosi ya wajar, namanya juga jalan raya. 

5. Bersyukur dan merasa puas
Selain yang saya sampaikan diatas,  kita juga harus belajar untuk puas dan bersyukur. 
contoh: misal hari ini profit 10 pips : Alhamdulillah, besok profit 20 pips : lumayan rejekinya nambah, profit 30 pips : Alhamdulillah dapet rejeki gede.

Sedang  kalau loss 10 pips : belum rejeki, loss 20 pips : hari ini bukan rejekinya, dll.
Begitu secara sederhana cara untuk latihan mengendalikan emosi, karena emosi itu timbul disaat kita dapat banyak profit, masih ingin tambah lagi, tambah lagi dan tambah lagi. Begitu kena loss, stres dan ingin  balas dendam, akhirnya analisa jadi ngawur, nafsu, ujung-ujungnya loss tambah gede. Tambah stres!

6. Kuasai emosi dengan baik
Bagi pemula sekali di trading forex, banyak kisah-kisah yang menyebabkan dirinya benar-benar dalam kondisi stres. Saya akan mencoba memberi contoh dan menjelaskan secara sederhana:

Karena umumnya mereka yang pertama-tama trading, ketika open position pada account real,  jantung berdebar-debar, perut jadi mual... bagaimana mencegah hal ini terjadi? Apakah harus tidak perduli hal hal yang lain? Apakah dengan makin banyak kehilangan uang kita makin terbiasa dengan kehilangan uang?

Tentu tidak! Jawabannya ada pada kepercayaan diri, dan ukuran posisi.

Anda berdebar ketakutan, stress, dan berkeringat dingin karena Anda tidak mengerti atau hanya mengerti sedikit tentang apa yang Anda lakukan! 

Jika Anda telah menjalankan sebuah metode trading dalam jangka waktu yang lama (3 bulan), dan mengenal sistemnya luar dalam, kapan harus open posisi, kapan harus exit... dsb,  maka Anda tentu akan cukup percaya diri dalam menerapkan metode trading tersebut bahkan mengetahui probabilitas keberhasilan Anda diukur dalam waktu 3 bulan tersebut! Dengan mengetahui hal ini saja, akan sangat menghilangkan debar jantung dan perut mual setiap kali harga bergerak 1 pip mendekati SL Anda.

Selanjutnya, jika ketika Open Position, jantung anda berdebar dan asam lambung anda bergejolak, berarti ukuran posisi Anda terlalu besar!, semisal Anda mengetahui bahwa dengan money management Anda yang sekarang, dalam setiap trade yang Anda lakukan, Anda memiliki resiko kehilangan $500 dalam setiap trade, dan anda tidak siap kehilangan $500, karena itulah dengan segala cara tubuh Anda menolak pikiran yang tidak menyenangkan dengan mengencangkan seluruh syaraf di tubuh Anda... 

Misal, 10 cent per pip dan 10 $ per pip akan memberikan efek psikologis yang amat berbeda, jika Anda ingin menguasai emosi Anda dalam trading ;

Latih eksekusi metode trading Anda sampai mengetahui seluk-beluk, kelemahan kelebihannya, dan ekspektansi profitnya dalam jangka panjang.

Ketahui dan terima resiko Anda. Kalau Anda masih loss secara terus menerus, Anda harus kembali dengan demo account, perlakukan seperti live, coba dimulai dari 100$, tetapi ingat, biaya internet dan listrik bukan demo lho…! 

JIKA TRADING FOREX DENGAN ACCOUNT KECIL

2 komentar


Setiap trader forex ingin dalam perdagangan dengan  rekening trading yang didanai (yaitu rekening $ 10.000), namun sangat sedikit sekali dari kita yang benar-benar bisa melakukan ini. Kebanyakan pedagang terjebak dengan perdagangan account relatif kecil (yakni hanya mencakup margin yang dibutuhkan). Trading dengan rekening kecil membutuhkan manajemen resiko yang sangat ketat (manajemen uang) karena tidak ada penyangga terhadap kesalahan atau kerugian yang tidak terduga. Sebagai contoh, jika rekening trading forex hanya mencakup margin yang dibutuhkan dengan $ 500, dan tidak akan memakan kerugian $ 600, account akan menjadi untradeable sampai terdapat uang tambahan yang ada dalam simpanan. Tetapi,….boro-boro ada $ 500 di account kita, $ 100  saja untung, wkwkkwkwk…. Kalaupun ada $ 1000 itu pun menghutang wkwkkwk… Kenyataan sesungguhnya, para pemula banyak berkonsultasi dengan saya dan rata-rata mereka kebanyakan ada uang $ 50 s.d $ 100 untuk modal trading mereka. Maaf, lho!

Trading Account Kecil 

Trading forex  acount kecil akan jauh lebih sulit daripada trading forex account besar. Account yang besar masih ‘bisa berfikir” atas kesalahan, bisa bertahan terhadap kehilangan tak terduga, tapi account kecil tidak memiliki kesempatan tersebut. Account yang besar dapat digunakan untuk perdagangan setiap pasar yang tersedia, namun account kecil hanya dapat digunakan untuk perdagangan pasar dengan persyaratan margin yang rendah. Account besar juga memungkinkan trading forex  lebih fleksibel (misalnya kontrak ganda), sedangkan account kecil sangat terbatas dalam strategi perdagangan manajemen yang bisa mereka gunakan. 

Selain itu, perdagangan rekening kecil memiliki masalah psikologis yang membuatnya lebih sulit. Misalnya, ketika seorang pedagang tahu bahwa mereka hanya dapat masuk perdagangan yang sangat terbatas. Dan ketika terjadi floating, maka dia hanya memiliki harapan saja dan tidak dapat mengelola trading dengan baik, tidak bisa mengandalkan strategi tertentu untuk mengatasi floating itu. Pilihannya hanya sebuah kepasrahan. 

Jika pedagang mampu  menangani tekanan psikologis dengan baik, ini mungkin tidak menjadi masalah. Bahkan para pedagang yang terbaik pun telah kehilangan uang dalam perdagangan, dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk menghindari kehilangan perdagangan tersebut. 

Nasihat untuk Account Kecil 

Dengan semua kekurangan account ini, tampak seolah-olah tidak mungkin untuk perdagangan rekening kecil menguntungkan. Hal ini tidak terjadi, dan account kecil pun bisa menguntungkan diperdagangkan oleh banyak pedagang (termasuk pedagang profesional). Saran berikut ini disediakan dari perspektif di account kecil, tapi saran secara umum juga berlaku untuk semua account trading (bahkan $ 1.000.000 account).  Gak pilih-pilih koq…

    * Perdagangan Menggunakan Leverage Yang Tepat
Trading menggunakan leverage memungkinkan trader untuk account kecil bisa masuk perdagangan. Dengan adanya leverage ini mereka bisa trading dengan jaminan modal. Untuk account kecil sebaiknya menggunakan leverage 1: 400 atau 1 :500 sesuai pilihan broker yang maksimal tersedia. 

    * Siapkan risiko kerugian 
Trader dengan account kecil harus lebih hati-hati, dan pastikan bahwa Anda menghargai rasio, dan Anda mampu menghitung  rasio kerugian dan digunakan dengan benar. 

    * Patuhi Aturan Risiko Maksimal Dua Persen 
Perdagangan sesuai dengan aturan risiko dua persen  menyediakan rekening kecil bisa  bertahan dengan cara yang sama (terhadap kesalahan, kerugian tak terduga, dll) dengan account besar. Banyak pedagang profesional mematuhi aturan tanpa risiko dua  persen dari ukuran account trading mereka, karena hal ini merupakan teknik manajemen risiko yang sangat efektif. 

    *Jangan Menyepelekan Account Kecil
Trader forex seringkali membuat kesalahan terhadap account kecil, mereka sering menyepelekan sehingga dalam perdagangan tidak mengurusnya secara serius. Pengelolaan terhadap account ini pun seolah lebih mudh dibanding dengan account besar. Beberapa trader forex secara tegas menyatakan bahwa dalam rekening perdagangan yang kecil akan lebih memungkinkan untuk berhasil. Hal ini tidak benar, dengan rekening perdagangan yang kecil justru lebih sulit untuk perdagangan yang berhasil, tetapi jika mereka diperdagangkan dengan benar, tidak ada alasan mengapa rekening perdagangan kecil tidak dapat menguntungkan. Kuncinya pada ketaatan sistem atau rule trading yang benar. Fokus kepada manajemen risiko, dan benar dalam menerapkan teknik manajemen risiko mereka (terutama aturan dua persen risiko), pedagang account kecil dapat hidup baik dari perdagangan mereka, dan mungkin dapat gilirannya account kecil mereka menjadi  rekening besar. Amiin.

Tips Praktis Agar Trading Lebih Optimal

1 komentar


Dalam dunia trading, setiap trader memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara mereka ada yang hanya menggunakan fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.

Dari sisi jenis trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.

Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.

6 karakteristik dan pilosofi umum yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:

1.    Trading Plan

Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari trading plan tersebut adalah;

Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak

Yang terpenting dalam trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun rencana trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan rencana tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.

2.    Menerima kerugian

Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul.
Trader yang sukses tidak pernah menganggap kerugian bersifat personal, bukan soal siapa yang benar, tapi lebih kepada bagaimana menghasilkan keuntungan. Mereka yang berhasil adalah yang langsung menghentikan posisi (cut loss) ketika memahami kesalahan dan fokus pada peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.

3.    Mudah dan sederhana

Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.

4.    Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil

Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi.

Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.

5.    Mengikuti arah harga

Sejarah telah membuktikan bahwa trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.

6.    Jangan Over-trading

Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen.

Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan rencana tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.

Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.

Signal Trading

1 komentar


Apa yang dimaksud dengan  Signal Trading ? 

Signal trading  biasanya disediakan oleh broker atau sumber lain, yang menandai peristiwa penting selama beberapa waktu atau hari sebuah perdagangan. Jadwal  atau  acara-acara semacam itu bisa memiliki makna variabel. Mereka bisa menunjuk ke arah entry point yang menguntungkan bagi perdagangan. Mereka memperingatkan trader tentang perkembangan terakhir bursa saham / valas. Seringkali mereka mengirimkan peringatan atau berita yang bisa menjadi rekomendasi untuk melakukan tindakan open 

Tidak seperti pasar saham yang masa transaksinya terbatas, pasar forex tidak pernah tidur. Untuk menjadi trader forex yang sukses, seseorang harus melacak 5 X 24 jam informasi serta perkembangan  mata uang. Namun hal ini akan cukup merepotkan bagi seorang trader  jika  harus membuka bebagai sumber untuk mengambil  sebuah keputusan open posisi . 

Pertanyaannya , “ Adakah signal  trading yang baik untuk saya yang pemula ? “ 

Signal trading cukup bervariasi.  Ada yang berupa sofwer  atau yang disebut dengan robot EA, atau berupa informasi –informasi  untuk melakukan open posisi pada jam tertentu. Ini semua bisa didapat dengan berbayar atau secara gratis  dengan mengunjungi web-web tertentu. Membayar untuk signal  trading bisa saja anda lakukan jika hal ini memungkin , dan ini mungkin memudahkan bagi anda  tanpa harus menghabiskan berjam-jam di trend pencarian yang sangat panjang. 

Namun yang menjadi catatan, ada banyak penipuan di luar sana. Penelitian harus dilakukan sebelum berlangganan ke dealer manapun, karena  signal yang salah  menyebabkan kerugian bagi trader. Atau jika pun mendapatkan signal yang didapat secara gratis dari web atau forum-forum tertentu  sebaiknya berhati-hati,  Jangan langsung di ambil untuk melakukan open posisi. Dalam hal ini seorang trader walaupun pemula harus bertindak cerdas . Dengan melakukan  uji coba terlebih dahulu pada account demo untuk beberapa kali. Dan jika pun sudah merasa yakin untuk menjadikan sebuah rujukun dalam melakukan open posisi maka bisa anda gunakan setiap kali trading. Namun perlu diketahui, ini adalalah signal yang dihasilkan dari analisa. Yang beberapa waktu bisa tepat dan dilain waktu bisa meleset.  Dan anda harus siap dengan resiko yang didapat tanpa harus menyalahkan kepada si pemberi signal.  Jangan sampai  anda berkata,dan berbicara pada yang lain ” Hati-hati signal sesat dan menyesatkan 

Hati hati , Transaksi Melalui IB !!

2 komentar


Introducing Brokerage (IB) bisa di artikan sebagai wakil / perwakilan dari pialang atau broker yang berfungsi mengarahkan atau memberi suppor kepada klien  dalam melakukan transaksi atau trade. Keberadaan IB sendiri bisa menjadi sebuah keuntungan bagi seorang klien  disuatu wilayah atau Negara tertentu tempat ia berada , mungkin keuntungan yang didapat ia bisa konsultasi dengan mudah dengan menggunakan  bahasa yang sama. Bahkan Dalam prakteknya ada Broker yang memberikan Hak kepada IB tersebut untuk ikut mengelola keuangan dari Klien-klien.  Memberikan hak untuk melakukan transaksi berupa deposit atau penarikan dana klien . Maka dalam hal ini IB menjadi  penghubung penting antara klien dengan perusahan pialang / Broker.

Dalam hal ini, IB mendapatkan komisi  atas transaksi yang dilakukakan oleh para klien . Disamping itu IB sendiri bisa mendapat komisi dari setiap trade yang dilakukannya  klien-kliennya . Dan besarnya komisi berbeda beda, hanya saja jika saja ada  trade yang dilakukan klien , komisi  berupa point/pips dari satuan lot yang ditradingkan oleh klien dan akan dimasukkan kepada account / balance IB yang bersangkutan yang besar kecilnya di tergantung dari peraturan dan kebijakan broker tersebut. 

Dalam catatan ini penulis  ingin menggaris bawahi tentang kehati-hatian transaksi melalui IB. Penulis tidak bermaksud  melakukan serangan terhadap IB-IB yang telah ada. Namun ingin memberikan catatan tentang kehati-hatian dalam  transaksi teutama yang berhubungan dengan Deposit atau Penarikan dana melalui IB.
Jika anda telah melakukan semacam registrasi account pada sebuah broker, maka untuk melakukan perdagangan tentunya perlu menanam modal atau melakukan deposit terlebih dahulu. Atau ketika anda ingin melakukan sebuah penarikan dana misalnya, yang mana kedua transaksi dilakukan melakukan IB maka anda perlu berhati-hati. Ada kasus-kasus  yang penulis dapatkan tentang penipuan yang dilakukan oleh IB. kita telah melakukan deposit tetapi dana sampai berhari-hari tak kunjung masuk ke account kita atau pula sebaliknya ketika melakukan penarikan dana,  dana tak pernah masuk kerekening bank kita. Hal ini dikarenakan IB yang bersangkutan telah melakukan penipuan.

Untuk menghindari hal seperti ini, sebaiknya anda melakukan investigasi dulu terhadap IB yang bersangkutan. Atau jika anda ragu maka sebaiknya anda melakukan deposit langsung terhadap broker  tanpa harus melakukan transaksi melalui IB. hal ini dimaksudkan agar dana kita aman, serta untuk menghindari was-was dalam diri kita. Jangan sampai uang kita hilang sebelum kita usahan atau  tak menikmati hasil dari trading yang selama ini kita lakukan. Dan kepada anda yang menjadi IB, Jangan mencari penyakit dengan mengambil hak orak orang lain walupun hanya 1 sen saja !!.  Jika api dalam scam, Maka IB pun bisa saja scam !!

Berdo'alah Sebelum Trading

3 komentar


Tahukah anda bahwa doa mempunyai kekuatan tersendiri ?. Doa bisa menjadi sugesti dan  motivasi bagi pelakunya. Menimbulkan optimis dan keyakinan yang kuat ketika akan melakukan sebuah aktivitas. Dalam tulisan ini saya ingin mencoba membahas masalah doa serta hubungannya dengan aktivitas kita termasuk ketika melakukan trading. Bukan sok alim, tapi mudah-mudahan kita menjadi alim 

Ada sebuah pertanyaan, “ Apa sih tujuan anda melakukan trading  ?”. Maka para trader pasti sepakat, melakukan trading guna meraih keuntungan ( profit ) dalam artian mencari rezeki. Ada pertanyaan kembali, ”Siapa sih yang membagikan rezeki ?”. “Wah bung, semua pasti tahu, ya Tuhanlah yah memberi rezeki “.  Kalau demikian apa selama ini kita  selalu memohon  kepada-Nya untuk  mendapat rezeki ?.  Tentu jawabannya bisa anda jawab sendiri. 

“ Tapi apa sih hubungan doa dengan trading ?”, Wong selama ini saya  profit, dengan hasil analisa saya sendiri, bahkan saya pun menggunakan EA Robot Killer dan Sniper yang bisa menghasilkan ratusan pips ketika trading “ !. Wah sukur donk saya juga mau tuh !!

Namun mari kita sedikit memahami, bagaimana rezeki itu bisa didapat, bagaimana pips per pips kita raih. Sehebat apapun analisa kita. Sehabat apapun kita bisa membaca pasar, sehebat apapun Robot EA yang kita gunakan, jika saja kita tidak tahu hakikat mencari rekezi melalui selisih dari perbedaan spread currency yang kita tradingkan, rasanya percuma saja. Bahkan jika kita hanya  percaya dengan analisa dan EA robot yang kita gunakan, Maka sepertinya kita termasuk orang yang sombong.  Yang pada akhirnya akan membawa kepada kehancuran,  Dan pada saat mengalami Loss yang sangat besar,  Maka kita akan stress, dan uring-uringan.  Akibat sebuah kesombongan yang kita lakukan. 

Okelah. Jadi apa dan bagai mana sih hubungan doa dengan aktivitas trading saya.  Saya ingin tidak disebut sebagi orang sombong dengan hanya mengandalkan analisa yang saya buat ? Pertama, Doa adalah permohonan dan harapan. Doa hakikatnya adalah permohonan kita untuk mencapai target yang ingin kita raih. Saat kita berdoa agar mendapat rezeki,  Saat kita berdoa Agar order kita menyentuh Target Profit (TP), maka kita berharap semoga permohonan kita diterima oleh Tuhan sesuai dengan yang diminta. Kedua, Doa adalah motivasi. Pada saat kita selesai berdoa, kita termotivasi untuk menjemput apa yang kita minta. Karena tidak masuk akal suatu doa akan dikabulkan kalau si pendoa hanya berpangku tangan dan ongkang-ongkang kaki. Kalau kita memohon kepada-Nya rejeki dan keuntungan maka usaha yang kita lakukan harus sesuai dengan permintaan kita. Jadi setelah berdoa kita harus berusaha untuk mewujudkan apa yang kita minta. Segeralah  reading market dan  melakukan analisa-analisa sesuai kemampuan kita.  Lalu jika sudah mantap melakukan open posisi, Sell atau Buy. Dan inilah ikhtiar kita  untuk meraih profit tersebut.

Mengakhiri tulisan ini saya ingin menyampaikan sebuah pandangan, bahwasannya doa bisa melawan takdir buruk. Dengan kekuatan doa yang kita panjatkan dan Keyakinan yang mantap, kita tidak akan di pusingkan dengan kondisi pasar yang tidak menentu.  Karena kita hanya berusaha untuk meraih keuntungan  dari  trading yang kita lakukan.  Dengan doa, maka Tuhan akan menyertai dan memberkahi aktivitas kita. Kita Mantapkan doa kita, Kita Mantap analisa kita dan Kita mantapkan Ikhtiar kita. Biar kondisi pasar tak menentu yang penting Profit  !!.  

RESIKO DAPAT DIKELOLA

2 komentar


Apapun activitas kita di dunia ini, maka ada resiko yang kita tanggung. Baik itu dalam kapasitas besar atau kecil. Begitu pula halnya dalam berinvestasi di forex, maka faktor resiko menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Pada dasarnya ketika seorang trader masuk dalam market,  maka faktor resiko terbentuk adalah 50 :50 , artinya 50% ada kemungkinan benar/sesuai arah, atau 50% salah arah. Kita di tuntut untuk bisa meyakinkan diri kita bahwa saat kita masuk market kita hanya menangung resiko yang kurang dari 50% artinya faktor keberhasilan lebih besar daripada kegagalan. 

Kunci sukses Soros adalah mengelola resiko dengan aktif, sebagai salah satu dari empat strategi menghindari resiko yang digunakan investor ahli :
1. Jangan berinvestasi
2. Kurangi resiko 
3. Kelola resiko dengan aktif
4. Kelola resiko secara aktuaria.

Soros melakukan di point 3 yakni dengan mengelola resiko scara aktif. Ini adalah pendekatan utamanya. Mengelola resiko sangat berbeda dengan mengurangi resiko. Jika kita telah cukup mengurangi resiko kita dapat tidur nyenyak dan berlibur. Mengelola resiko aktif memerlukan perhatian penuh agar dapat terus memantau pasar( terkadang dari menit ke menit) dan kemampuan bertindak secara instant dengan ketenangan penuh ketika tiba waktunya untuk mengubah arah ( ketika ada kekeliruan atau strategi harus berubah arah)

Kemampuan Soros dalam menangani resiko telah tercetak ketika dia dalam pendudukan Nazi di Budapest. Saat resiko harian yang ia hadapi adalah kematian.
Ayah Soros mengajarkan 3 prinsip hidup dalam aturan resiko yakni :
1. Boleh saja mengambil resiko
2. Saat mengambil resiko jangan pernah bertaruh terlalu besar
3. Siaplah selalu untuk mengatasi kemunduran tajam.

Dengan kemampuan kita dalam mengelola resiko, kita dapat lebih memahami saat-saat yang penting untuk masuk dalam pusaran market, sehingga kita dapat selamat sampai tujuan.

KEUNTUNGAN FULL-TIME TRADING FOREX

4 komentar

Sulit dihindari teknologi merambah luas di negeri kita tercinta, termasuk laptop, netbook, notebook komputer diiringi kemajuan dalam bidang internet.  Bagi sebagian orang alat teknologi ini sepertinya menjadi style of life.  Orang desa seperti saya pun bisa “pusing” kalau tidak “kencan” sehari saja dengan alat canggih ini. Barangkali  termasuk Anda. 

Seiiring dengan itu pemikiran seseorang berkembang dan sampai lah pada tahap bagaimana memanfaatkan internet  yang ada di rumahnya, yakni untuk bisnis online. Banyak  orang telah menentukan pilihan bisnis online yang disukainya; dari program PTC, HYIP, forex dan lain-lain. Saya pun telah menentukan pilihan: forex. 
Banyak yang menentukan pilihan seperti saya ini, bisa jadi mereka  buruh, pegawai negeri, karyawan bahkan pengangguran pun telah menentukan bahwa dirinya ingin terjun atau menekuni bisnis online foreign exchange ini.  Secara pribadi saya salut, tetapi secara psikologis saya juga  turut prihatin. Lho???

Forex itu sulit dan tidak cocok untuk semua orang.  Forex itu komplex dan bisa bikin menambah masalah dan bisa juga menjadi sebab kita masuk penjara, lho? Hei, apa-apaan lagi ini..!

Banyak kisah pahit bermula dari forex ini, dan banyak  kisah sedih pun berasal dari forex. Hanya sedikit kisah manis  yang tersisa… Kisah apakah yang kita miliki sesungguhnya dari forex ini, Brother?  Trader pemula selalu loss, trader senior  –katakanlah mereka yang telah menekuni forex sudah lama-  sudah berani menerima investor dalam kapasitas over dosis,  suatu saat loss dan akhirnya bener-bener masuk buy (penjara) dan sell (jeruji besi).  Nah, saya tidak menginginkan kisah pahit ini menimpa Anda dan juga saya. Maka marilah (mari…) kita bicara dari hati ke hati sejenak, santai… otot kita kendurkan dan bicara dengan bahasa sederhana tentang forex atau trader forex.  Sudah? Woke…!

Sekali lagi, kita bicara dari hati ke hati ya, (woke, sepakat). Barangkali Anda seorang buruh yang harus kerja dari pagi jam 07.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Anda seorang karyawan yang jarang di rumah, atau pun kalau di rumah Anda masih punya PR dari boss. Atau Anda seorang big boss yang banyak urusan, dan bisa jadi Anda seorang pengangguran. Atau Anda seorang  yang seperti tidak saya sebut sebelumnya, woke gak masalah.  Saya akan bertanya, Apakah Anda cocok menjalani bisnis forex ini? Huh

Silahkan Anda pelajari sebaik-baiknya tentang forex ini sebelum Anda menjawab dengan baik pertanyaan saya.  Anda adalah kuncinya. The key is yours.  JIka Anda memutuskan bahwa Anda cocok dan bisa, atau Anda bisa mengatur waktu Anda, silahkan lanjut live trading forex… Welcome, Brother…!

Nah, disini saya paling ingin mengucapkan selamat datang di dunia forex kepada  para pengangguran. Lho???  Iya, karena para pengangguran itu pada dasarnya sama seperti saya, wkwkkwkw!

Maksud saya begini, Bro! Pengangguran itu memiliki kesempatan lebih luas untuk terjun di dunia forex. Mereka lebih memiliki lebih banyak waktu untuk memperdalam forex. Cuma kelemahannya ya ada, mereka gak punya duit wkwkwkw….!(beginilah, yang kadang membuat saya turut prihatin)! Padahal untuk terjun ke dunia forex idealnya punya banyak duit.  Tetapi saya percaya kata orang tua kita dulu, bahwa duit itu bisa dicari… Lagi pula (untuk kenyamanan pikiran) gak ada duit untuk modal nanti juga ada broker yang ngasih modal..) Woke, jadi saya juga sedikit nyaman nih…. 

Biar adil, saya tidak ingin membicarakan mereka disini. Saya anggap mereka semua telah sepakat untuk cocok pada bisnis ini dan ingin menekuninya.  Nah, sekarang  saya ingin memperkenalkan  kepada Anda untuk  mempertimbangkan agar  beralih ke Forex dengan full time trading forex. 

“Uhf, mana bisa, saya kan seorang karyawan..”

“Hei, Kang! Saya ini pegawai yang selalu pulang sore, setelah itu capek, saya butuh istirahat. Gak bisa, Kang!”

“Gak apa-apa, soalnya saya siap untuk melakukan itu,” kata mereka yang pengangguran.

Kata saya, “Sabar to Mas! Kita kan sepakat bincang-bincang dari hati ke hati, woke?”

“ Ya, Kang!” jawab mereka hamper bersamaan.

Mulai panas ini, kipasan sik’ ah….

Disini saya akan bicara sebuah masalah penting, sebuah pendekatan pekerjaan forex.  Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa saya telah menganggap mereka telah siap untuk terjun ke dunia forex. Pendekatan pekerjaan Forex yang saya sebut sebagai full-time trading forex itu sebenarnya  memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada artikel ini saya ingin berbagi  keuntungan paling penting dari perdagangan seorang  trader yang menjalankan full-time trading forex.

    1. Lebih banyak waktu untuk trading. 
Yang pertama dan keuntungan yang paling jelas adalah lebih banyak waktu untuk trading. Ketika Anda berada dalam perdagangan paruh waktu, Anda harus berurusan dengan pekerjaan harian Anda, pekerjaan rutin Anda di rumah dan apa yang tersisa sering kali tidak cukup untuk perdagangan Forex agar berhasil. Sedang full-time trading forex bisa menjadi solusi untuk memecahkan ini dengan memberikan sehari penuh untuk tetap dalam  perdagangan. 

    2. Kendali perdagangan sesi. 
Ketika Anda dalam perdagangan full time  Anda bisa memilih hari kerja yang akan mencakup satu sesi perdagangan penuh atau salah satunya untuk  perdagangan selama jangka waktu paling aktif di Forex. 

   3. Pivot poin. 
Menggunakan pivot poin dan tingkat bantu dukungan dan perlawanan yang paling efektif pada sesi  intraday secara keseluruhan. Dan ketika Anda dalam perdagangan  full time, Anda dapat mengikuti tren melalui hampir semua tingkatan. Paruh-waktu seorang trader  biasanya akan kehilangan semua kesempatan yang terhubung dengan titik pivot harian. 

   4. Memanage Trading. 
Ketika Anda dalam perdagangan selama periode waktu yang tetap setiap hari kerja, secara otomatis mengatur trading forex Anda, membuat Anda lebih disiplin dan menawarkan Anda kesempatan untuk meningkatkan tingkat management  dalam semua aspek perdagangan Forex. 

    5. Trailing Stop. 
Beberapa broker Forex tidak mendukung   trailing stop otomatis (misalnya, Marketiva). Jika strategi trading Anda memerlukan menempatkan trailing stop-loss, Anda dapat dengan mudah melakukannya secara manual ketika Anda perdagangan Forex full time.

    6. Lebih banyak peluang trading.
Sehari penuh perdagangan 7-8 jam dapat menghasilkan peluang banyak lagi untuk memasuki posisi dari 2-3 jam sehari secara acak. Anda dapat memilih untuk melihat periode jangka waktu yang lebih rendah dan mencari kesempatan itu bahkan semakin banyak kesempatan. 

   7. Belajar. 
Ketika Anda perdagangan Forex full time  Anda banyak belajar dari pengalaman Anda, dari kemenangan Anda dan juga kerugian. Di antara perdagangan Anda juga punya waktu untuk membaca ulasan pasar Forex, menganalisis sejarah perdagangan dan membaca buku Forex - semua yang sangat berguna dalam meningkatkan kemampuan trading Anda. 

   8. Bereaksi terhadap berita tepat waktu. 
Saat berita Forex pasar yang penting keluar, reaksi dari pedagang harus cepat dan akurat. Sebuah perdagangan full time  memiliki kesempatan untuk bereaksi pada sebagian besar berita yang terkait dengan mata uang . 

   9. Komunikasi.
Di antara trader  Forex yang sebenarnya full time memiliki lebih banyak waktu untuk berkomunikasi dengan trader forex  lainnya.  Platform Forex banyak fitur built-in chat online untuk tujuan ini; beberapa trader mungkin lebih suka forum Forex untuk berbicara tentang trading, namun itu semua berguna untuk perdagangan yang sebenarnya karena membantu untuk menjadi lebih mahir. 

Tentu saja, ini hanya keuntungan, sementara trading Forex full-time  memiliki beberapa kendala, tapi ini adalah topik dari artikel lain dan tidak akan dibahas dalam satu artikel ini. Jadi sabar, ya Kang!

Semua kawan-kawan disini manggut-manggut mendengarkan saya, mungkin cuma Anda yang geleng-geleng kepala. Silahkan! 

Merasa pasti bahwa pada akhirnya pasar harus sesuai denganya

0 komentar


Keyakinan ini merupakan ciri-ciri umum para penggila investasi. Ketika harga emas melonjak pada tahun 70an, banyak menyakini bahwa hiperinflasi tidak dapat di hindari. Saat itu harga saham yahoo,Amazon, e-bay melonjak tinggi hampir setiap hari, maka sulit bergument kalo " keuntungan di depan mata"

Investor yang percaya bahwa iya harus memprediksi masa depan untuk mencetak uang, berarti harus mencari metode prediksi yang "tepat". Namun investor sukses telah banyak berujar tidak akan pernah ada yang namanya "cawan suci" artinya sistem yang sempurna.

Menyadari bahwa keyakinan tidak selalu mencukupi adalah hal bijak bagi trader. Ketika keyakinan yang keliru membuat anda tersesat, membuat keyakinan yang benar pun tidak selalu mencukupi. Setiap unsur dari kebiasaan mental yakni keyakinan, mental, emosi yang terjaga dan keterampilan terkait harus ada untuk setiap kebiasaan mental agar menjadi kebiasaan anda sendiri, bukan dari pengalaman orang lain, dan semua itu merupakan proses yang terus menerus sampai melekat dalam alam bawah sadar anda.

Keyakinan dalam diri dan sistem yang dibangun sendiri memiliki hubungan erat yang cukup kuat. Ketika pasar berlawan dengan posisi yang di bangun oleh sistem tersebut, maka keyakinan merespon dengan cukup sederhana bahwa hal itu sudah biasa terjadi dalam dunia investasi. Sistem anda telah mengetahui tugas apa yang harus di lakukan dalam kondisi tersebut. Kondisi ini dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Melindungi Modal Selalu Menjadi Prioritas Pertama

1 komentar

Modal menjadi hal terpenting dalam melakukan investasi forex. Tanpa modal maka kita tidak dapat melakukan aktivitas trading. Modal dalam artian sebenarnya tidak berkaitan dengan besar kecilnya yang kita miliki, sebab hal tersebut menjadi sangat relative terhadap aktivitas trading. Ada cerita menarik untuk mengenal bagaimana modal menjadi peranan penting, dan upaya melindungi dari kerugian yakni saat Gorge Soros mengalami masa-masa pendudukan Nazi ketika masih belia. Bagi seorang Yahudi seperti Soros yang tinggal di Hungaria dan mengalami penjajahan Na zi , Hanya ada satu hukuman jika tertangkap yakni : Mati . Kala itu Soros hanya memiliki satu tujuan : bertahan hidup. Tujuan itu terus tertanam dalam dirinya seumur hidup, dan menjadi dasar gaya investasinya.

Fakta bahwa keluarga Soros tidak berakhir di kamp Maut Na zi berkaitan dengan insting bertahan hidup ayah Soros. Beberapa tahun kemudian, Soros menulis dalam bukunya ,The Alchemy Of Finance.
“ Ketika saya muda, Perang Dunia II telah memberi palajaran yang tidak pernah saya lupakan. Saya cukup beruntung mempunyai ayah yang sangat ahli dalam seni bertahan hidup, dengan selamat dari Revolusi Rusia sebagai seorang tawanan perang”
Singkat cerita, ayah Soros menjadi panutan dalam membentuk jati diri Soros dan akhirnya membentuk karakter dalam hal berinvestasi. Diakui bagi Soros, bahwa tahun pendudukan Na zi merupakan sesuatu yang menyedihkan bagi keluarga Soros, tetapi mereka semuanya selamat. Soros berkata “ Itu karya terbaik ayah saya”
“ Karena ia tahu bagaimana bertindak. Ia memahami situasi, ia menyadari aturan normal tidak berlaku. Mematuhi hokum menjadi tindakan berbahaya dalam situasi abnormal, cara itulah untuk bertahan hidup… semua itu memiliki efek yang membangun pada hidup saya, karena saya belajar seni bertahan hidup dari seorang pakar, yakni ayah saya sendiri".

Di pasar uang, bertahan hidup di terjemahkan sebagai Melindungi Modal. Suatu kerugian berapapun kecilnya , terasa seperti kembali ke “dasar” kehidupan dan mengacam bagi daya tahan hidup dalam berinvetasi. Saat kehilangan uang, kita menghitung jumlah dolar yang memang hilang saat itu. Namun yang terpenting kehilangan/kerugian adalah menjadi apa dolar itu sebenarnya. Kerugian adalah sebuah pelanggaran besar atas tugas kita yakni “ melihat uang tumbuh”

“Sistem investor ahli dibentuk untuk menemukan investasi yang tampak seperti gambar di atas. Itulah ia TAHU ada kemungkinan keuntungan sangat besar dengan resiko kerugian yang kecil bahkan tidak ada.”
Ketika perlndungan modal di bentuk pada sistem anda. Maka hanya jenis investasi ini yang harusnya dilakukan.
Jika anda tidak menemukan kondisi yang termasuk dalam standar itu, maka tunggu moment tersebut bahkan jangan lakukan apapun. Tidak masuk dalam pasar juga merupakan pilihan.

Mengenal Forex Trading dan Resikonya

1 komentar

Anda mungkin sudah sangat sering mendengar istilah forex dan trading forex, apalagi sekarang banyak broker baru yang sedang giat-giatnya melakukan promosi sehingga tawaran untuk “bermain” forex bisa dengan mudah banyak ditemui, baik itu di dunia nyata apalagi iklan di dunia maya. 

Sayangnya, banyak orang yang belum begitu memahami apa yang dimaksud dengan forex trading ini. Bahkan banyak yang karena informasi yang kurang seimbang, akhirnya mendapat kesan negatif tentang forex :-) Hal ini diperparah dengan berbagai berita miring tentang kegiatan ini, mulai dari banyaknya tawaran investasi di forex dengan iming-iming profit yang mengiurkan tanpa pemahaman yang benar tentang resikonya yang kemudian berakhir dengan kekecewaan dan tuduhan penipuan.

Nah, sebelum kita menilai baik dan buruknya forex trading ini, ada baiknya kita sedikit tahu, apa sih sebenernya forex trading itu, bagaimana mekanisme kerjanya dan bagaimana resikonya Smiley

Apa sih forex trading itu?
Ok, kita coba lihat dulu, sebenernya apa sih forex trading itu?

Forex trading bisa didefinisikan sebagai instrument investasi berupa perdagangan valuta asing yang berpasang-pasangan. 

Saya sengaja memilih kata “instrument investasi” karena saya ingin menegaskan bahwa dalam forex trading, kita akan bekerja sebagai investor, bukan gambler (penjudi). Itulah sebabnya saya suka risi kalau ada yang menggunakan istilah “main” forex  Smiley Dalam forex trading, kita pada intinya sedang melakukan usaha investasi, bukan melakukan permainan judi. Secara rasional, kita hanya akan melakukan investasi setelah paham betul bagaimana kemungkinan keuntungan dan resikonya.

Jadi, kalau anda menganggap forex trading sebagai jalan singkat menuju kaya… Saya sarankan: jangan melakukan forex trading ini  Smiley

Memang, forex trading adalah salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan dari dunia maya (online), tapi semuanya bisa dicapai apabila kita mempunyai dasar pemahaman yang benar, bukan hanya dengan modal untung-untungan. Kemauan kuat untuk terus belajar, termasuk belajar dari kegagalan, menjadi prasyarat utama untuk memulai belajar forex trading  Smiley

Ok. Kita lanjutkan dengan dasar pengertian dalam forex trading ini. Kebanyakan orang yang mendengar tentang forex trading akan bertanya: brarti apa sama dengan money changer? Mmm… yah, bisa dibilang memang dasar pengertiannya sama, karena kita memang akan mendapat keuntungan dari selisih harga jual dan beli.

Owh… trus, apa bedanya?
Begini, akan saya coba jelaskan dengan singkat yaa… 

Perbedaan pertama: klo jual beli di money changer, ada perpindahan barang secara fisik sedangkan dalam forex trading tidak ada perpindahan barang secara fisik. Semua transaksi hanya dilakukan dalam bentuk kontrak.
Beda yang lain lagi, kalau money changer, apabila kita melakukan jual-beli forex, misalnya kita beli US$ sebesar $100.000 dengan harga katakanlah Rp. 9.500/ US$, kemudian kita tunggu harga jualnya sampai naik menjadi Rp. 9.700/US$, kita akan mendapat keuntungan sebesar spread (9.700-9.500) rupiah dikalikan dengan volume yang diperdagangkan (100.000) yaitu sebesar 20.000.000 rupiah.

Nah, klo di forex trading, kita mengenal yang disebut dengan margin trading, dimana kita cukup memberikan jaminan kepada broker sebesar prosentase tertentu dari volume transaksi, misalnya 1%.
1% ini nantinya akan kita sebut leverage atau daya ungkit.

Pemahaman tentang leverage lebih detil, nanti akan kita bahas di artikel selanjutnya Smiley

Resiko dalam Forex Trading
Ok. Sekarang kita masuk ke bahasan mengenai resiko dalam forex trading.
Saya selalu menyarankan kepada calon trader untuk memahami dahulu resiko dalam forex trading ini sebelum bener-bener “nyemplung” ke dunia ini  Smiley Sementara ini, cukup kita pahami bahwa dengan adanya leverage ini, memungkinkan kita hanya menjaminkan sejumlah prosentase tertentu dari nilai transaksi untuk bisa melakukan transaksi (jual-beli). Hal ini tentu saja sangat menguntungkan karena dengan demikian kita bisa menghemat modal untuk transaksi forex ini. 

Sebagai investor yang rasional, kita harus selalu membandingkan antara resiko dengan kemungkinan profit yang dapat kita peroleh. Jangan sampai kita melakukan investasi tanpa menyadari betul resiko dari investasi yang kita lakukan.

Dalam forex trading, pada dasarnya bisa dikatakan investasi yang kita lakukan beresiko sepadan dengan kemungkinan profit yang dapat kita peroleh. Nah, tugas seorang traderlah untuk meminimalkan resiko ini dan memaksimalkan profit dengan berbagai cara, antara lain menggunakan analisis dan trading system yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ada banyak kesalahpahaman yang terlanjur tersebar dikalangan umum tentang resiko dalam forex trading ini. Bahkan saya sering mendengar orang yang beranggapan bahwa forex trading ini bisa menyebabkan seorang trader sampai terlibat hutang dalam jumlah yang tidak sedikit. 

Di sini saya merasa perlu untuk meluruskan pemahaman perkara hutang piutang ini sebelumnya Smiley Perlu saya tegaskan, dalam hubungan trader dengan broker, tidak ada hubungan hutang piutang. Jadi klo kita melakukan trading di suatu broker, kita tidak melakukan kontrak hutang dengan broker tersebut. Yang ada adalah, kita melakukan deposit di broker tersebut, yang jumlahnya sesuai dengan kemampuan masing-masing trader. Bahkan ada broker yang minimal depositnya hanya $1. Nah, kerugian maksimal yang bisa diderita seorang trader hanyalah sebesar deposit yang telah dilakukannya. Artinya, klo kita melakukan deposit sebesar $5, maka kerugian maksimal kita ya hanya $5 itu saja. Ekstremnya, sekacau apapun cara trading kita, paling apesnya ya paling-paling modal yang sudah kita depositkan saja yang hilang…  Grin  

Tentu saja nanti akan kita bahas di artikel selanjutnya, dasar-dasar analisis yang bisa kita pakai, supaya kita paham bagaimana trading dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga resiko kehilangan modal itu sebisa mungkin kita hindari  Smiley

Ok. sampai di sini saya harap anda sudah memperoleh gambaran yang lumayan lengkap tentang bagaimana dan resiko dalam forex trading, sehingga apabila anda tertarik untuk terjun ke dunia ini, anda akan memulai dengan pemahaman yang benar tentang segala resiko dan pengharapannya  

Kekuatan Seorang Trader

0 komentar


Pasar forex  bagaimana pun sulit untuk ditebak. Adakalanya ketika kita sudah mantap dengan analisa kita dengan melakukan order buy, ternyata harga malah turun. Atau sebaliknya, ketika kita melakukan order Sell harga malah naik.  Bagi sebagian trader mungkin ini bisa menjadikan nya stress berat. Betapa tidak karena ini akan mengakibatkan loss / kerugian yang didapat. Untung jika kerugiannya kecil, bagai mana jika kerugiannya dalam jumlah besar , karena melakukan sebuah order dengan  jumlah  lot yang sangat besar.

Kerugian tidak saja menimpa trader amatiran. Trader yang mempunyai  gelar Master sekalipun  kerugian bisa saja menimpa kepadanya. Jika saja ada yang bertanya, “ Lho kho master pun mengalami Loss ?” Maka saya  jawab, “ kita ini berdagang. Mendapat untung secara terus menerus adalah hal yang mustahil.

Tanpa menggurui kepada siapapun, bagi mereka yang memasuki dunia trading (forex), keseriusan  mutlak diperlukan. Jangan sampai ada kata   asal-asalan.  Karena melakukan trading dengan asal-asalan akan fatal akibatnya. Ada seorang kawan yang berkata,” saya salut dengan anda, anda serius dengan trading anda, kalau saya main forex asal-asalan sehingga sering mengalami kerugian “. Ini adalah bukti bahwa pekerjaan yang tidak dilakukan dengan keseriusan, maka hasilnya akan berbanding lurus dengan apa yang dilakukannnya sebelumnya.
Jika pun ada pertanyaan,” lho kan pasar forex itu sulit ditebak ?”, Maka jawabannya betul. Tapi kita diberi potensi dan  kekuatan untuk melakukan analisa terlebih dahulu walaupun hasilnya sangat jauh berbeda.

“Tapi kenapa ada Trader yang stress akibat loss yang dialaminya ? “.  Jujur saja, kemungkinan  ia tidak siap untuk menerima kenyataan yang terjadi. Dalam pandangan dia, trading forex adalah jalan pintas untuk meraih kekayaan, karena alasannya bergelut dengan berbagai mata uang yang ada didunia. Atau bahkan dia terkontaminasi dengan slogan, iklan atau motto “ MENGHASILKAN UANG KETIKA ANDA TIDUR “

Adakah kesiapa yang harus di persiapkan bagi seseorang yang menerjuni dunia trading ?.  Jika di ringkas ada dua kesiapan yang sangat penting untuk dipersiapkan dan ini akan menjadi kekuatan bagi seorang trader dalam menjalani aktivitasnya. Pertama Kesiapan Mental. Pasar forex adalah pasar  yang tidak pernah tidur.  Minimal 5 X 24 jam  seorang trader dituntut untuk bisa membaca pasar untuk sebuah hasil yang maksimal. Sebelum melakukan sebuah order, seorang trader tentu perlu mencari dan menghimpun berita berita pasar, melihat jadwal / kalender pasar , lalu melakukan analisa-analisa sebelum  mengambil keputusan untuk melakukan sebuah order. Dan inilah seninya bertrading. Kedua, adalah kesiapan spiritual. Kadang ini suka dilupakan oleh seorang trader. Karena menurut dia naik dan turunnya harga di pasar  hanya sebuah akibat dari apa yang terjadi di belahan dunia.  Padahal kalau mau tahu apapun yang terjadi di belahan dunia ini hakikatnya ada juga campur tangan tuhan. Mereka yang melandasi kegiatan usaha termasuk dalam trading, tentu sudah paham bahwa yang mengatur dan membagikan rezeki adalah Tuhannya sendiri.

Jika saja kesiapan ini dipadukan oleh seorang trader dalam aktivitasnya bertrading, maka apapun yang terjadi,  seorang trader tersebut akan siap untuk menerimanya. Jika saja profit yang didapat maka ia akan bersukur atas rezeki yang Tuhan berikan kepadanya, Kalau pun harus  mengalami kerugian, ia akan tetap bersabar dalam menjemput rezeki tuhannya. Karena ia yakin semua ada dalam genggaman Tuhannya. Kita padukan dua kesiapan ini, agar menjadi sebuah kekuatan bagi kita sendiri. Profit ! Alhamdulillah 

Memilah dan Memilih Broker Untuk Trading 26 Jul 2010 00:23

1 komentar

Setelah kita memutuskan untuk menjadi trader online, Maka kita perlu memilih broker tempat kita melakukan trading. Ratusan Broker bertebaran di dunia maya ini dengan fasilitas  serta layanan yang disediakan yang oleh broker tersebut.

Menurut fungsinya Broker adalah suatu badan usaha yang mempertemukan / memfasilitasi antara Trader dan Buyyer.  Broker  memiliki fungsi yang strategis. Sebagai perantara , peran mereka sangat besar. Mereka memiliki informasi komoditi yang ditawarkan.  Seperti halnya Forex, CFD,  dan Future.

Dalam kasus Trading onliene Seringkali  adanya transaksi yang mengecewakan dan tidak sesuai dengan platform serta  layanan yang  dijanjikannya sebelumnya. Hal inilah yang menimbulkan ketidak percayaan trader terhadap  broker  tersebut sehingga menuduhnya Scam.

Sebelum kita melakukan registrasi atau pembukaan account ada baiknya kita mencari tahu kredibilitas broker yang bersangkutan. Jangan sampai kita tergoda dengan layanan dan  iming-iming  yang menjanjikan. Adapun biasanya iming-iming yang menjanjikan itu adalah tambahan bonus ketika melakukan deposit.

Sebelum  melakukan registrasi atau trading coba perhatikan hal ini , 

Tahun berdiri Broker tersebut
Broker yang sudah lama berdiri dan sampai sekarang tetap eksis bisa menjadi pilihan kita untuk melakukan trading. Broker yang tetap  eksis bisa jadi ada manejemen yang bagus dari broker tersebut. Mungkinkah broker yang tidak dikelola dengan dengan baik akan tetap eksis ? , Adalah hal yang sangat mustahil. Maka jangan heran banyak yang broker yang bangkrut dan gulung tikar akibat pengelolaan yang serampangan.

Lisensi yang didapat
Adanya lisensi atau penghargaan terhadap broker yang bersangkutan, menandakan adanya kinerja yang bagus terhadap broker tersebut. Adanya kepercayaan karena adanya kerja nyata yang menguntungkan pihak-pihak yang saling tekait. Maka pilihlan broker yang telah mendapat lisensi agar dalam aktivitas kita bertrading, kita akan merasa aman tanpa merasa was-was.

Permasalahan Swap dan Free Swap
Masalah swap sebetulnya bisa merugikan para trader. Swap dalam hal ini adalah beban biaya yang harus di tanggung oleh trader karena adanya order yang belum ditutup atau istilahnya floating. Apa sebabnya ? karena dalam trading sebenarnya kita meminjam uang kepada broker tersebut untuk open posisi mata uang.  Dan kita memberikan jaminan sebagian dari balance kita atau di istilahkan dengan margin.  Swap dapat positif dan negatif dan dihitung sebagai perbedaan antara suku bunga. Ada swap yang dikenakan setiap hari dari 00:00 sesuai dengan waktu server / Broker. Bahkan ada swap yang di berlakukan oleh broker tersebut dari hari Rabu sampai hari Kamis dengan biaya 3 kali lebih besar. Yang mana nilai Swap merupakan produk dari titik harga, jumlah lot dan jumlah hari.
Maka sebaiknya anda pilih Broker yang menerapkan free swap. Hal ini bisa mengamankan balance dan margin kita dari potongan/biaya atas  order yang belum kita tutup.  Namun sebelum memulai trading, alangkah baiknya kita menghubungi support atau coustomernya  untuk memastikan bahwa trading kita benar-benar bebas dari swap. Karena  kadang dalam iklan yang di tampilkan oleh broker tersebut  menampilkan layanan Free Swap. Namun pada saat trading  dan ketika ada order yang belum di tutup swap muncul.

Deposit dan Penarikan ( withdraw )
Ini sangat penting. Jangan sampai balance kita belum masuk / bertambah ketika telah melakukan deposit. Ada broker yang memang cepat menambahkan saldo /balance setelah menerima pengiriman deposit dari trader. Atau bahkan ada broker yang lambat. Menunggu 2X24 jam bahkan harus melakukan konfirmasi terlebih dulu. Kalu begini caranya kapan kita akan Trading.

Demikian pun dengan permasalahan withdraw. Ketika kita membutuhkan uang secepatnya  dari hasil trading untuk sebuah keperluan, penarikan begitu lama. Dan belum masuk sampai beberapa hari ke rekening bank kita. Bagusnya kita memilih broker yang instan saat deposit dan withdraw dilakukan.

Tambahan Bonus
Tambahan bonus bisa jadi sebuah umpan yang di pasang oleh broker untuk menarik minat trader.  Namun perlu berhati-hati dalam masalah ini. Bonus yang menggiurkan sebaiknya diwaspadai. Karena bisa saja suatu saat menjadi bumerang bagi trader sendiri. Coba perhatikan, jika sekiranya ada broker yang memberikan bonus 30%  saat deposit, Kemudian saat penarikan kita dibebankan biaya sebesar 15%. selanjutnya setiap bulan kita dikenakan beban biaya atau dikenakan potongan sebesar 7% dari balance kita jika kita aktif trading. Dan dikenakan potongan 6% jika tidak aktif.  Wah ini menurut saya adalah bumerang. Apa sebabnya ? , Yang jelas hasil dari trading kita jadi kecil dan bisa habis oleh potongan-potongan karena salah memilih broker. Itu jika kita Mendapatkan Profit dari trading yang dilakukan. Jika Loss dan Loss dalam trading ! Bisa Tekor deh karena banyaknya potongan !!  Grin

Jika kita seorang trader yang cerdas dan bijaksana , Kita sadar dan mengetahui, setiap broker mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi kita bisa memilih broker yang sesuai harapan kita. Walau pun tidak 100%, tapi kita merasa aman dengan trading yang kita lakukan di broker tersebut.  Maka sebaiknya kita ingat akan pepatah, “ sedia payung sebelum hujan “. Dan dalam hal ini kita berhati-hati dalam memilih broker. Jika Api bisa dalam Scam, Broker pun bisa saja Scam !! 

Setia Hindari Resiko Investasi

1 komentar


Banyak penasehat investasi  yakin bahwa mustahil mencetak keuntungan di atas rata-rata tanpa menerjukan diri dalam resiko kerugian. Seyogyagnya sikap ini perlu di pertimbangkan kembali, sebab investor besar pada umumnya sangat antiresiko. Aplikasi praktis untuk melaksanakan perlindungan modal sebagai prioritas pertama adalah menjadi Antiresiko. Tidaklah mengejutkan bahwa investor ahli memiliki perspektif yang sangat berbeda tentang resiko ketimbang professional investasi kebanyakan. Misalnya , Si Buffet “ Sangat mengutamakan kepastian. Pada dasarnya resiko bersifat kontekstual, dapat diukur dan dikelola dan dapat dihindari.

Resiko Bersifat Kontekstual.

Seorang pekerja bangunan dengan memasang kaca di ketinggian 10 meter tanpa alat pengaman, apakah boleh di katakana sedang mengambil resiko?
Resiko berkaitan dengan pengetahuan, pemahaman, pengalaman dan kompetensi. Resiko bersifat kontekstual. Meskipun kita dapat memastikan bahwa pekerja bangunan itu tidak mengambil resiko, tetapi secara intuitif kita tahu bahwa mereka mengambil resiko ketimbang jika kita melakukan apa yang mereka lakukan.

Dikarenakan resiko bersifat kontekstual, maka erat kaitannya dengan kompetensi bawah sadar setiap individu pelakunya. Dalam spesifikasinya bahwa Seorang Trader Tahu bahwa ia tahu sedang mengambil resiko atau sepatutnya lebih baik mengindari resiko. Ketika pengetahuan Anda meluas, keahlian Anda juga terbentuk dan Anda memperoleh pengalaman dengan menerapkan berulang kali, sehingga keahlian itu menjadi otomatis dan beralih dari pikiran sadar ke pikiran bawah sadar kita. Dan akhirnya mencapai tahap…..

Resiko menurun seiring pengalaman dan pengetahuan.

Banyak hal yang saat ini yang kita lakukan tertanam dalam benak kita hal itu adalah sesuatu bebas resiko. Namun adakalanya sebelum membangun pengetahuan dan pengelaman yang diperlukan, hal itu merupakan aktivitas yang beresiko tinggi.
Ketika Soros mengambil posisi Short Poundsterling dengan spekulasi 10$ miliar, apakah ia mengambil resiko? Bagi kita ‘ iya’ namun kita cendrung mengukur level resiko berdasarkan parameter kita sendiri. Berbeda dengan Soros, ia tahu apa yang ia lakukan. Ia yakin level resiko itu dapat di tangani sepenuhnya. Ia telah menghitung bahwa kerugian terbesar yang mungkin akan di deritanya adalah 4%. Jadi resikonya sangat kecil.(Michael T.Kaufman, Soros ; The Life And Times of Messianic Billioner)
Pengetahuan dan pengalaman yang telah terbentuk di diri Soros, menjadikan ia sangat paham akan resiko, dan semua itu terbentuk dalam alam bawah sadar sang Trader.

Stop Loss Membatasi Kerugian bukan mempercepat kerugian

0 komentar

Saya sengaja memilih topik tentang Stop Loss, karena banyak temen-temen trader, terutama trader pemula (newbie) yang “kapok” menggunakan fasilitas Stop Loss  Grin

Kebanyakan menganggap bahwa Stop Loss itu “mempercepat” kerugian  dan menganggapnya sebagai  biang keladi atas hasil negatif dari open position yang diambil sehingga modal tergerus sedikit demi sedikit . Dengan alasan itulah, banyak yang akhirnya nekad bertrading tanpa Stop Loss.  Saya bilang "nekad" karena Stop Loss ini sebenarnya berfungsi seperti halnya rem bagi yang belajar naik sepeda. Bayangkan kalau orang belajar naik sepeda tanpa rem, ya... babak belurlah jadinya...   Grin

Trading tanpa Stop Loss memang sekilas terlihat menggoda, karena kita merasa tidak pernah “salah posisi”.  Memang secara umum harga biasanya bergerak naik-turun pada range tertentu, jadi  ada kalanya memang setelah floating minus akhirnya kita dapet profit juga.  Pada akhirnya banyak temen-temen newbie yang berpikir:  weh, berarti aman doong... biarin aja posisi terfloating, ntar juga akhirnya profit juga...  Grin

Eits, tunggu dulu...  ada saat tertentu ketika harga kembali pada posisi semula setelah goyang cukup jauh. Memangnya mau, untuk mendapatkan plus 5 pips, sebelumnya floating minus 300 pips dulu?  Hehehe… Itu juga kalau masih ada “nasib baik”...  Grin bisa jadi malah lebih duluan Margin Call yang datang daripada  profit...  

Stop Loss  itu dimaksudkan untuk melindungi kita dari kerugian yang terlalu besar.  Jangan sampai kita mengalami "cuma sekali salah posisi"...   Lah, kok “cuma sekali salah posisi”?  Iya...  maksudnya cuma sekali salah posisi trus langsung kena Margin Call, alias abis modal...  trus abis itu kapok dan pensiun jadi trader… Grin

Ok deh… anggap  kita sudah sepakat bahwa Stop Loss itu memang perlu.  Sekarang  masalahnya, berapa sih Stop Loss yang tepat? Wah, kalau untuk menentukan berapa point yang tepat, terus terang saya nggak  sanggup...  Grin

Saya cuma bisa menyarankan untuk coba memperhatikan hal-hal berikut: 

Cobalah lihat range pergerakan  harian dari pair yang kita ambil.  Masing-masing pair punya sifat berbeda. Misalnya: kalau untuk EUR/USD, mungkin SL 30 point sudah cukup, tapi kalau untuk GBP/JPY?  weh, sebentar juga dah kesabet tuh...  Grin Alternatif lain, kita bisa memanfaatkan titik parabolic SAR di awal trend sebagai patokan penentuan Stop Loss. Atau,  kita bisa memakai level-level pada Fibonacci Retracement sebagai patokan penentuan TP maupun SL

Satu hal yang pasti, tetapkan SL sebesar berapa dollar "yang sanggup kita relakan"

Apa yang saya sarankan di atas itu cuma contoh... Smiley masing-masing trader berhak mementukan “nasib”nya sendiri...  Grin  Semuanya tergantung dari trading plan dan indikator yang digunakan masing-masing trader Smiley

Oya, ada satu hal lagi yang perlu dipahami sehubungan dengan Stop Loss. Besaran range SL  akan berpengaruh pada derajat keyakinan kita akan keberhasilan pencapaian TP. Maksudnya? Begini... saya langsung kasih contoh ya...  Misal hasil analisis kita menyatakan GBP/JPY  akan naik sebanyak 50 point.  Ok, kita tetapkan TP sebesar 50 point. Terus, bagaimana dengan SLnya? Apabila kita menentukan SL sebesar 30 point, maka derajat keyakinan kita akan tercapainya TP cuma sekitar misal 40%, alias nggak terlalu yakin TP bakal tercapai. Nah, kalau SL kita tambah menjadi sebesar 50 point, derajat keyakinan naik menjadi misal 50% atau fifty-fifty lah antara TP atau SL yang kesentuh duluan. Nah,  kalau SL kita ditambah lagi, menjadi misalnya 150 point, maka derajat keyakinan kita naik lagi menjadi 100% atau kita yakin 100% bahwa TP akan tercapai karena SLnya cukup jauh untuk kesentuh duluan. Jadi semakin lebar range SL, semakin tinggi derajat keyakinan kita bahwa TP akan tercapai Smiley

Itulah mengapa, banyak trader terpancing untuk melakukan Open Position  tanpa SL . Ya iyalah..., "pasti" tercapai  TP, lah floating negatif sampai ratusan pips juga “dipelihara” dengan TP cuma 5pips...  hehehe…  Satu-satunya batasan floating negatif ya cuma available margin... Grin Saya sering bercanda dengan menjuluki trader semacam ini sebagai trader penganut keyakinan Stop Loss = Margin Call  Grin

Yah, sebenarnya ini hak masing-masing trader sih... cuma, terus terang, saya sedih melihat banyak temen-temen trader yang berguguran karena kena MC gara-gara trading tanpa SL ini Smiley apabila kita salah posisi 

Saran saya, lebih baik kita segera tahu bahwa kita salah posisi dan cepet-cepet memperbaikinya. Biasanya, kalau sudah terlanjur terfloating minus banyak pips,  kita cenderung tidak tega untuk melakukan Cut Loss... malahan pasrah nunggu datangnya Margin Call sambil berharap-harap cemas  harga berbalik arah... hehehe…  Yakin deh… yang kayak gini nggak enak banget loh…

Iklan Kotak

 

Belajar Forex. Copyright 2012 by Organisasi Bantuan Kemasyarakatan Converted Bank Negara Indonesia