Dan dari hasil survei dan pendapat para trader, bahwa: “pergerakan harga di pasar uang tersebut terbentuk dari kekeliruan dari para trader dalam menterjemahkan arah pergerakan harga” dikutip dari : http://edukasi.kompasiana.com || sudah saatnya "dancing with the market" http://forekita.blogpsot.com|| The One Stop Service for MQL 4, by :http://mqlcoder.weebly.com||ikut iklanin blog kamu? klik daftar
Tampilkan postingan dengan label cafetrader 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cafetrader 2. Tampilkan semua postingan

Strategi Manajemen Risiko

1 komentar


Pasar Forex memberinya kecepatan dan likuiditas seperti ada pasar keuangan dunia lainnya. Kerugian sih ada, tetapi Profits bahkan bisa lebih tinggi! Tapi sama seperti perdagangan spekulatif lainnya, risiko diperkuat dengan probabilitas untuk keuntungan yang lebih tinggi / rugi.


Keluar dari pasar pada target saat target profit
Yang penting kita membuat metodologi trading disiplin, sabar dan tidak serakah, hal ini untuk memperbaiki batas keuntungan yang ingin kita buat, dan kemudian keluar pasar. Kita bebas memantau pasar dan tidak perlu terus menerus duduk di depan komputer sepanjang hari.

Batasi kerugian
Siapkan batas kerugian (stop loss), hal ini memungkinkan para investor untuk mengatur jalur keluar dari kerugian. Dengan membatasi kerugian Anda ke posisi preset, Stop loss membantu investor kontrol terhadap kondisi risiko. Dengan menempatkan mereka dengan baik di muka, Anda memiliki gagasan yang hampir akurat mengenai berapa banyak Anda akan rugi.

Akurat menempatkan stop dan limit order
Di mana tempat berhenti investor dan order batas masing-masing, trader perlu analisa yang matang, karena ada ubungannya dengan menentukan jumlah risiko. Hal ini tidak dianjurkan untuk menempatkan stop loss terlalu dekat dengan harga pasar yang normal, bisr sds kelonggaran harga untuk joged. Demikian juga, dalam penempaatan order harus mencerminkan harapan rasional keuntungan yang Anda harapkan, berdasarkan aktivitas perdagangan pasar. Mereka harus ditetapkan pada tingkat yang tidak overexposed untuk perdagangan, dan juga tidak terlalu dekat dengan pasar.
perintah 'Stop-loss' dan 'limit' harus benar-benar dianalisa secara benar.

Analisa sementara perdagangan Forex
Hal-hal untuk mengetahui tentang Forex, perlu memahami semua kerumitan dasar di balik suatu investasi, dan pemahaman perdagangan pasar utama, adalah cara yang benar untuk lanjut tentang trading Forex. Analisis teknis yang terampil dan keterampilan manajemen uang yang baik adalah kebutuhan untuk perdagangan dengan baik. Termasuk menganalisis pasar dan menciptakan posisi, serta menetapkan stop loss dan profit 

Selalu ada risiko dalam Forex maka diperlukan keahlian dalam menanganinya.Semoga artikel ini sedikit bisa membantu Anda.

Mengenal Managemen Risiko

0 komentar


Menangis mendadak dalam trading forex? Hik hik hik hik…Anda bisa saja memiliki sistem perdagangan yang terbaik di dunia (sekalipun) tetapi Anda masih gagal tanpa manajemen risiko yang tepat. Anda bisa saja, ketika trading tiba-tiba kebelet pipis, dan begitu kembali melihat chart, uang Anda sudah ludes di makan vampir forex ha ha ha ha. Kalau Anda punya penyakit jantung, bisa-bisa Anda mati dengan mata melotot melihat balance. 


Kawan, jangan takut… saya hanyalah Pangeran Trading dari Kerajaan Underground ha ha ha ha ha. Kadang saya menakut-nakuti, kadang juga melawak untuk menghibur Anda… Dengarkan saja saya ngoceh ga’ genah. Karena terus terang saya juga sedang resah. Saya bicara risiko, bicara sesuatu yang dibenci para "trader payah". 

Manajemen risiko
Anda tahu manajemen risiko? Adalah kombinasi dari beberapa ide untuk mengendalikan risiko trading Anda. Hal ini agar dapat membatasi ukuran banyaknya perdagangan, hedging, atau mengetahui kapan harus mengambil kerugian. 

Mengapa manajemen risiko penting?
Manajemen risiko adalah salah satu konsep dan merupakan nyawa sebagai seorang forex trader. Ini adalah konsep yang mudah dipahami bagi para trader, tetapi lebih sulit untuk benar-benar diterapkan. Broker banyak berbicara tentang manfaat menggunakan leverage. Hal ini menyebabkan para pedagang untuk datang ke platform perdagangan dengan pola pikir bahwa mereka harus mengambil risiko besar dan bertujuan untuk memperoleh banyak uang. Tampaknya terlalu mudah bagi mereka yang telah melakukannya dengan demo account, tapi begitu dengan uang beneran, maka emosi datang, segalanya berubah. Di sinilah manajemen risiko benar-benar penting. 

Mengendalikan kerugian 
Salah satu bentuk manajemen risiko adalah mengontrol kerugian. Tahu kapan untuk cut loss pada perdagangan. Berhenti adalah ketika Anda menetapkan stop loss pada level tertentu Anda untuk melakukan perdagangan. Menyiapkan mental ketika Anda menetapkan pada batas berapa Anda akan mengambil profit dalam perdagangan. 

Mencari tahu di mana harus menetapkan stop loss adalah ilmu, tapi yang utama adalah Anda harus memiliki cara yang cerdas untuk membatasi risiko pada perdagangan yang masuk akal bagi Anda. 

Selain menggunakan istilah StopLoss, langkah yang terbaik adalah menggunakan locking, kalau jarak pip masih terlalu pendek dan diyakini akan berbalik sebaiknya menggunakan locking. Karena kalau locking jarak tidak terlalu jauh, akan mudah diatasi dalam pengambilan membuka lock-nya. Lagi pula strategi ini cukup nyaman dijalankan. Cuma kalau sudah terlalu jauh jaraknya bisa membuat Anda tambah tertekan. Strategi lain, Anda lakukan strategi switching, pembahasan lengkap klik disini.

Intinya
Manajemen risiko adalah semua tentang menjaga risiko terkendali. Yang lebih terkontrol risiko Anda, pilihlah strategi yang fleksibel menurut Anda nyaman. Forex trading adalah tentang kesempatan. Pedagang harus mampu bertindak ketika peluang tersebut muncul. Dengan membatasi risiko Anda, Anda memastikan bahwa Anda akan dapat terus diperdagangan saat segala sesuatu tidak berjalan seperti yang direncanakan dan Anda akan selalu siap. Menggunakan manajemen risiko yang tepat dapat menjadi perbedaan antara menjadi seorang trader forex profesional atau trader forex kacangan. Uch…..

Stop Lose

0 komentar


Hentikan kerugian (Stop Loss) adalah jenis kontrak berjangka agar pedagang dapat membatasi kerugian pada setiap perdagangan tertentu. Pada kontrak berjangka pedagang membeli (buy), ia akan menempatkan stop loss di suatu tempat di bawah harga entri-nya. Untuk kontrak pedagang menjual (sell), stop loss akan ditempatkan di suatu tempat di atas harga entri.

Manfaat Menggunakan Order Stop Loss

Setiap rencana perdagangan Anda harus bersedia mengambil risiko pada setiap perdagangan itu sendiri. Cara terbaik untuk menerapkan rencana itu adalah dengan menempatkan order stop loss pada setiap posisi segera setelah perintah dijalankan. Ini akan membuat Anda disiplin dalam mengendalikan risiko Anda dan membantu Anda tetap pada rencana trading anda.

Bagian terbaik dari stop loss order adalah bahwa Anda dapat menempatkan dan menghargai manajemen risiko. Sebuah kesalahan umum di kalangan pedagang adalah bahwa mereka akan duduk dan menonton perdagangan buruk yang kemudian menjadi bencana. Ya, mereka ini adalah para pedagang yang tidak memanfaatkan fasilitas order stop loss. Hal ini sangat sering terjadi, jika Anda telah profit $500 dari $1000, tetapi karena tidak dipasang stop loss, Anda suatu saat bisa saja rugi $1000 atau malah ludes semuanya.

Mengapa Sebagian Pedagang Menolak Menggunakan Order Stop Loss?
Beberapa pedagang forex takut untuk mengambil kerugian. Tetapi yang terjadi justru, account tidak terselamatkan. Ego bisa menjadi sangat mempengaruhi hal ini. Beberapa orang berpikir mereka benar dan yakin pada setiap perdagangannya. Kenapa bisa terjadi? Karena kadang-kadang pasar akan menjilat order stop loss Anda dan berbalik. Apakah Anda tidak menggunakan stop loss, Anda masih akan berada di perdagangan dan bahkan mungkin menunjukkan keuntungan. Saya dapat memberitahu Anda bahwa terjadi pada semua orang, tetapi dalam jangka panjang Anda jauh lebih baik untuk menggunakan perintah stop loss daripada menderita kerugian besar. Ada saat-saat harga bergerak lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang diharapkan dan yang satu perdagangan yang seperti itu dapat melumpuhkan account Anda.

Dengan membatasi risiko Anda, Anda memastikan bahwa Anda akan dapat terus diperdagang saat segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana dan Anda akan selalu siap. 

Technik Memasang Stop Loss
Saya akan mengadopsi sebuah artikel yang saya ambil dari Futuresgalleriablog, lebih lengkapnya begini:

Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi. Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci profit yang sudah Anda dapatkan.

Berikut adalah 3 trading tips yang dapat digunakan dalam menentukan Stop Loss:
  1. Two-Day Hi/Lo Method>>>Teknik ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun 2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.
  2. Parabolic Stop and Reversal (SAR)>>>Parabolic SAR pada dasarnya adalah indikator volatility yang menampilkan sejumlah titik-titik kecil yang berada diatas / dibawah chart, namun kita juga bisa menggunakan titik ini sebagai acuan Stop Loss. Teknik ini bisa digunakan untuk para intraday trader.
  3. Support & Resistance>>>Jika suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss 20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.

Sekali lagi, Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.


Jika Anda sudah paham tentang penggunaan Stop Loss ini dan ingin melanjutkan pembelajarannya pada terminologi forex, Anda bisa ke TKP

Kisah Trader

2 komentar

Ya, tidak ada salahnya kita bincang-bincang yang enteng-enteng aja kali ini. Sekedar bertukar pengalaman untuk para trader forex pemula. Sebagian besar, Anda pemula juga kan? Oke-lah kalau begitu, kita segera menuju ke TKP. Saya ajak Anda ke Lampung, Oke? Ada berita dari Trader Pemula Lampung.


Belum lama ini, saya sempat merekam beberapa obrolan di YM dari trader pemula dari Lampung sehubungan dengan trading mereka, bahkan teman-teman mereka. Kelihatannya sih persoalan biasa saja, tetapi sungguh saya sangat tertarik untuk mempublikasikannya.

Datang dari Lampung, sebuah informasi yang tidak menggembirakan datang dari trader pemula (wah...kok kayak penyiar radio,ya?) Namanya Dyan, lengkapnya Herdian. Dia mau request lagu...ups!!! Dia mau mengkisahkan pengalaman trading rame-ramenya. Lho? Maksudnya? 

Dia mulai berkisah, "Di sini sekarang gw bertiga bersama temen gw nyobain trading, tentu dengan modal terbatas. Setiap malem atau siang kumpul ngebahas tentang trading (gak bosen-bosen), masing masing punya argumen sendiri, sehingga diimplementasikan secara berbeda juga, akhirnya temen-temenku langsung maen gede, dan singkatnya langsung pada loss banyak, cuma gw yang maen volume 0.1 saja, mengincar per point 100 perak saja, karena saya menyadari bahwa saya sedang berlatih. Selama gw belum bisa pertahanin modal selama sebulan penuh, gw gak akan maen gede. Masalah maen gede kan gampang...tinggal ganti volume, tapi nahannya itu yang berat. Kalau gak tahu ilmunya, asal klik saja sama aja judi kan, mending maen togel aja sekalian..ya gak? Gak ada hoki untuk segala macem yang sifatnya judi, kalau trading asal di pelajari ilmunya, rajin berlatih, pasti bisa-lah...dan menghindar dari perjudian. Gw itu kasian ama temen, namanya si *****, Dia seneng banget waktu liat gw dapet plus, lalu dia minta di daftarin, dia gak pake lama beli PC komplit dah, teyus..teyus...teyusss... langsung maen lot gede, malah ngotot yakin bisa padahal baru liat grafik metatrader baru seminggu. Akhirnya rugi terus.
Dalam minggu ini aja, dia habisin 2,5 juta cuma 4 hari...! Mantab...., nekadnya?!
Malam ini dia lagi manyun..gak ada modal. Biasanya datang, gak datang, biasanya SMS, gak SMS...

Info terakhir, bini-nya ngamuk...mo di pentung gayung gara2 make uang dapur...

Oiiii...pembaca! Apakah ini cara ngabisin modal trading dalam sekejap ala Lampung....? Ah, gak juga. Dibelahan bumi manapun, banyak karakter trader pemula kayak temennya Mamas Dyan ini. Eh, jangan-jangan, Anda pernah juga ya mo di pentung ama gayung oleh bini? wkwk wkk wkwk kwkwkw kwwkk...

Bentar, Dyan masih punya cerita lagi, "Setiap melem bos, waktu mereka gak ada komputer, mereka rame rame trading di rumah gw dengan 1 komputer tentunya... Bayangin bos, ada 4 orang 1 komputer...teriak teriak, 'itu tuh bagus pasti turun...pasti naik...sini gw dulu login.....gw dulu....gw dulu!!!! Rebutan....
Dan ujung ujung nya tewas semua... lagian gak ada yang pake stop loss. Jadi kalau transaksi sering pada posisi berbeda; satu jual, satu lagi beli....udah kayak nonton bola aja...Ha ha ha ha...

Jadi trading model begini asyik juga, sebagian teriak...naik....! Sebegian teriak turun...! Mereka sampe subuh baru pulang...Mukanya kayak orang kalah judi semua; mata merah ...gigi kuning. Mereka tidur dengan mimpi grafik disambar petir. Gila..."

Modal ludes? Berapa mereka bermodal? Modal awal merupakan dasar untuk sebuah kesuksesan dalam melakukan Trading Forex. Hal ini disebabkan Modal awal Anda sangat menentukan sukses tidaknya trading Anda kelak. Beberapa trader pemula menganggap memulai investasi forex dengan modal seminim mungkin akan membantu kita dalam memahami forex sekaligus mencegah kerugian besar untuk investasi perdana mereka. Namun mereka tidak sadar bahwa perbedaan modal inilah yang justru menjadi awal ketidaksuksesan mereka untuk selamanya. 



Modal dan gaya trading, setidaknya bagi trader pemula memperhatikan point penting ini, Forex berbeda dengan investasi lainnya yang selama ini Anda kenal. Dalam forex, investor bersikap aktif dan menentukan sendiri keputusan investasinya secara langsung. Pendeknya, dengan perhitungan yang matang, Anda dapat menentukan aksi beli/jual Anda sendiri dan membukukan profit disana. Tetapi sebaliknya dengan keputusan yang salah, rugi dapat segera terjadi dalam investasi Anda. 

Nah, kalau memperhatikan temen-temen dari Lampung ini adalah sekedar "sample lucu", tetapi bener-bener terjadi. Setidaknya tutur kata, kisah dari Sdr. Dyan ini bisa dijadikan pelajaran yang berharga bagi para trader pemula. Anda pun sekarang menjadi tahu, apa yang harus Anda putuskan sebagai trader pemula. 

Siapakah Lawanmu Sesungguhnya??

0 komentar


Saya punya postingan bagus, sudah saya posting di www.seputarforex.com tetapi bagi Anda yang belum sempet mengunjungi situs itu, Anda bisa baca saja disini. Okey kita lanjutkan...

Kisah sederhana ini memberi inspirasi menarik buat saya, saat itu kami sedang trading bareng-bareng, tiba-tiba ada teman nyletuk, “Wah, saatnya open buy EU bagus nih…..!"

"Sstt.. jangan bilang keras-keras ntar broker mendengar, ntar harga malah turun lho… Dihajar sama broker baru tahu rasa!” jawab lainnya.

Eh, saya kira ini lelucon. Ternyata temen saya benar-benar open posisi buy pada EU… Beberapa detik kemudian, harga turun bahkan sangat tajam mencapai 20 pip. Wuih, benarkah broker tahu apa yang kami lakukan? Benarkah broker lawan kita? Anda pembaca (baca:trader), jika mengalami hal yang sama tentu ada yang berpendapat sama dengan kedua teman saya ini. Smiley

Saya masih diam saja, tetapi kelihatannya teman-teman masih sibuk -dengan subyektif masing-masing- tentang broker forex. Saya jadi risih juga, terpaksa saya angkat bicara, "Jika broker forex itu memang musuh kamu, siapa yang menantang bertarung, hayo! Siapa yang memulai dulu hayo! Kamu mendaftar dan buka akun, mendownload metatrader, beli komputer dan koneksi, menyiapkan duit, apakah broker yang memaksa kamu? Apakah kamu membaca term dan condition dari broker saat Anda membuka akun? Apakah kamu sudah mempelajari forex yang cukup dan sudah mengenal broker secara lebih baik? Anak kecil juga tahu, broker tidak mungkin pernah mendengar omonganmu. Lalu kamu masih mempermasalahkan broker yang kamu anggap telah menipu kamu? Siapakah yang bermasalah, kamu atau broker???"

"He he he he, ada-ada saja Kang Sigit malah membela broker, pasti biar di dengar juga ya? Lalu Kang Sigit jadi profit, begitu?"

"Weleh-weleh, saya ini telah lama trading forex, berdasarkan pengalaman, apapun perkiraan kita maka pasarlah yang selalu benar, 'the market is always right'. Kita memiliki indikator, tetapi dia hanyalah alat bantu kita dalam menganalisa & memprediksi arah serta batasan harga bergerak. Diri kita yang menentukan kita mau OP, hold, close atau duduk termenung saja. Semua indikator itu dibuat dengan perhitungan & rumusan tertentu, sehingga menghasilkan karakter tertentu pula. Sebuah indikator itu akan menjadi power full atau tidak itu tergantung kita dalam menggunakannya. Ibarat sebuah pistol ketika dipegang oleh orang yang tak tahu cara menggunakannya maka tak ada ubahnya dengan mainan anak kecil, tapi jika dipegang oleh penembak jitu bukankah akan menjadi alat yang luar biasa? Nah, kalau begitu sekarang masih berani mengatakan, 'the trader is always right?'"

"Ok ok ok ok ...! Kamu benar Kang! Tetapi kalau bukan broker lawan kita lalu siapa lawan kita sesungguhnya Kang?"

"Banyak pedagang tidak menyadari bahwa trading adalah lebih kompleks daripada bagaimana tampaknya. Seharusnya tidak semata-mata didorong oleh firasat atau feeling semata. Seorang pedagang yang baik selalu siap secara psikologis dan pasti memiliki rencana yang baik pula. Maka lawan kita sesungguhnya ada pada diri kita; sikap emosi, serakah, tidak disiplin, overtrading, tidak memiliki kemampuan money management yang baik, sistem dan rule trading yang selalu dikhianati sendiri dan sebagainya. Itulah yang harus kita lawan dengan sungguh-sungguh. Smiley"

"Kok banyak banget musuh para trader, Kang?"

"Ya kalau sudah banyak musuhnya, makanya kamu gak perlu menambah musuh segala. Lha, broker mau di lawan...Ha ha ha ha ha!"

"Ya ya ya ya...!"

"Makanya, kalau dalam kasus pertama saya berpendapat, selalu bersikap objektiflah dengan keputusan Anda. Bunyi pepatah lama 'janganlah pernah menikah dengan perdagangan Anda'. Sementara di pasar, jangan berharap bahwa harga akan bergerak ke arah yang hanya menguntungkan Anda. Sebaliknya, cukuplah peka untuk melihat faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi perubahan-perubahan yang terjadi terhadap analisa kamu." Smiley

"Kang Sigit, masih ada gak lawan kita-kita (para trader) nih untuk di brantas sekalian?"

"Ouw sudahlah... Jangan dibahas lagi! Kalau diteruskan, lama-lama isteri-isteri kamu nanti di brantas juga. Dia sering ganggu kamu saat kamu trading bukan?"

Pengertian Pivot

1 komentar


Menurut KBBI, kata 'pivot' sudah dipakai dalam Bahasa Indonesia dengan makna yang kira-kira sama dengan maknanya dalam Bah. Inggris.
Adapun definisinya adalah:

"Pergerakan harga dimana harga tidak akan bergerak terlalu jauh dari titik tersebut dalam situasi naik atau pun turun dan tetap kembali ke harga tersebut".

Untuk penjelasan pivot point ini, agar lebih mudah dipahami, Pivot Point adalah cara lain yang sering digunakan untuk menentukan level Support & Resistance dalam range 1 hari perdagangan. Kelebihan pivot point dibanding metoda Support & Resistance yang lain yaitu setiap trader diseluruh dunia mengunakan rumus yang sama untuk menghitung pivot sehingga pivot merupakan level psikologi pasar yang paling sering digunakan oleh para trader untuk membuat keputusan.

Prinsip dasar Pivot yaitu : 
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya. 
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance. 
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah. 
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot. 

Pada kenyataannya harga tidak selalu mengikuti prinsip Pivot Point ini, karenanya penggunaan sistem pivot tetap perlu dibantu dengan indikator lain. Begitu saja, sekedar penjelasan singkat tentang pivot point, Brother!

Dapatkah saya berhasil di bisnis forex

1 komentar


Tidak mudah sebenarnya untuk menjawab pertanyaan yang sederhana itu. Saya juga kesulitan akan memulai dari mana. Tetapi bagaimanapun pertanyaan itu harus di jawab. Maka saya mulai menulis balasan untuknya:

“Apakah Anda punya profil mental yang cukup untuk melakukan sebuah pekerjaan, apapun itu? Ok, ini mungkin terdengar seperti seorang pelatih motivasi yang berkata-kata kasar, tetapi faktor psikologi dalam setiap pekerjaan itu selalu mempengaruhi keuntungan Anda. - Jadi, sebelum Anda masuk kepada perdagangan forex, saham atau yang lain, bertanyalah pada diri sendiri - Apakah saya ini? Cukupkah mental saya menghadapi risiko yang lebih dari sekedar risiko yang telah dipikirkan? Ingat, ada banyak aspek perdagangan Forex yang berada di luar kendali para trader.

Strategi perdagangan yang sangat penting, dapat meningkatkan peluang untuk membuat keuntungan dan membantu mengurangi atau menghindari kerugian. Mereka memberikan pengetahuan yang dapat membuat perbedaan antara menang dan kalah pada perdagangan tertentu, atau dari waktu ke waktu.

Tapi sebelum melihat pengaruh pasar, dan bahkan sebelum mengembangkan serangkaian strategi teknis yang membantu memandu pilihan perdagangan, seorang trader harus jujur dan objektif memeriksa diri sendiri tentang sikap mental. Saya sangat setuju ungkapan seorang kawan, Sdr. David (pemilik situs www.seputarforex.com). Beliau pernah mengatakan, ‘Di forex, orang bisa kaya dalam waktu ½ tahun kemudian dia lebih miskin selama 1 tahun.’ Maka, untuk menghindari hal itu atau untuk tetap mengamankan kondisi financial agar KEKAYAAN Anda bertambah, bertahan dari sekarang, besok, dan selama lamanya adalah Anda harus tetap berpegang pada aspek-aspek psikologis bertrading. Lebih jelasnya Anda dapat klik http://cafetrader.blogspot.com/2010/01/10-aspek-psikologis-trading.html

Perdagangan mata uang sangat cepat, kompleks dan perlu dipertimbangkan dengan baik dari sisi strategi. Rencana perdagangan yang harus dilaksanakan dengan ketat dan terampil. Perdagangan dengan sukses di demo account selama beberapa minggu itu penting, tetapi dapat menyebabkan keyakinan yang tidak beralasan. Anda bisa bertindak bodoh, bahwa Anda akan trading secara live account tentu hasil akan sama seperti Anda di demo account. Kenyataannya, sungguh jauh berbeda jika Anda tidak memahami psikologi trading.

Real trading memerlukan kejujuran menjawab sejumlah pertanyaan yang sulit dijawab secara objektif. Jika subjek adalah Anda, maka saya akan meminta Anda menjawab pertanyaan sebagai berikut: ‘Apa tujuan perdagangan finansial Anda? Mencari uang untuk menjadi kaya dengan cepat? Carilah di tempat lain. Mencari aman, berisiko rendah akumulasi modal? Cobalah obligasi ….’ Kemudian Anda pasti bertanya kepada saya, bahwa Anda seorang newbie dan ingin terjun di bisnis forex, bukan di tempat lain dan tidak akan mencoba obligasi.

Ok, kalau Anda memaksakan saya menjawab pertanyaan Anda. Jawaban yang tidak menyulitkan saya adalah: ‘Anda memiliki potensi berhasil di bisnis forex, jika fundamental psikologi Anda sudah mapan. Perdagangan mata uang dapat merangsang permainan mental dan petualangan yang menggembirakan pada waktu yang sama. Gairah kemenangan! Keputusasaan dari (sementara) kalah! Penguasaan seluk-beluk Fibonacci, Parabolic SAR, Stochastic Oscillators dan Doji Stars. Semua ini, dan banyak lagi, adalah bagian dari investasi Forex.

Sebagai hasilnya, Anda harus sangat jujur dengan diri sendiri dan memutuskan bagaimana (dan apakah) Anda siap untuk berurusan dengan rasa takut dan tekanan. Bahkan pedagang profesional tidak memiliki sistem tertentu untuk memastikan keuntungan dan menghindari kerugian.

Tekanan untuk memutuskan kapan harus membeli dan kapan harus menjual adalah beberapa kali lebih besar daripada perdagangan saham.

Bahkan pemenang bisa menimbulkan masalah. Dengan latihan dan ketekunan, asalkan Anda tidak berhenti terlalu cepat atau kehabisan uang terlalu cepat, Anda akan memiliki periode ketika semuanya tampak begitu mudah. Yang dapat menyebabkan euforia, yang besar. Tetapi juga dapat mengakibatkan kesombongan, yang berakibat fatal. Tidak ada yang akan menghapus trader lebih cepat daripada kesombongan. Keyakinan adalah penting, kesombongan adalah bunuh diri.

Sisi lain dari koin yang harus dihindari adalah terlalu banyak menebak-nebak. Perdagangan yang sukses membutuhkan berani bergerak didasarkan pada penilaian dan kepercayaan diri. Setiap keputusan adalah lompatan kecil kepercayaan, karena tidak ada yang bisa tahu sebelumnya dengan pasti apa akan berhasil. Probabilitas satu derajat atau lain adalah yang terbaik yang dapat dicapai.

Semua ini akan disertai oleh rasa takut kehilangan modal, yang sering menyebabkan penjualan panik dalam menghadapi apa yang akan menjadi pergerakan harga sementara. Dari panik seperti itu adalah depresi dibuat, baik psikologis dan ekonomi.

Forex adalah sebuah roller coaster. Jika Anda memiliki telinga yang baik dan perut yang kenyang, didukung oleh otak seorang ahli statistik, Anda akan cocok untuk mengakhiri perjalanan dengan kantong penuh dollar.”

Sikap Dasar Seorang Trader Sukses

2 komentar


Setiap trader forex memiliki mimpi untuk sukses. Namun kesuksesan itu ternyata harus dibayar mahal. Betapa trader sebelum mencapai suksesnya dia harus rela kehilangan "uang belajar" di saat-saat awal tradingnya. Banyak trader setelah kehilangan jutaan rupiah, kemudian dia sekarang profit (akunya), katanya sih profit $ 100 dari modal $ 200. Padahal $ 200 adalah deposit yang terakhir setelah sebelumnya telah loss total $ 1000. "Sukses Kang, jadi trader?" 

"Alhamdulillah, mulai sukses, Kang. Saya sedang profit $ 100,nih. Saya lagi proses WD," katanya dengan bangga.

Saya senang mendengarnya, tetapi untuk dikatakan sukses sejati, barangkali masih jauh. Modal yang loss saja belum kembali, koq. Kalau sekarang WD $ 100, sementara modalnya hanya $ 200 dan kemarin pernah loss $ 1000... (?). Namun, ini pun kemajuan. Salut! Salut! Masih banyak trader meski deposit berulang-ulang, tetap saja belum WD. Pernah WD sekali, itu pun WD modalnya sendiri, karena ada kebutuhan mendesak, hihihihi....

Sukses trading adalah sebuah proses, banyak cerita dari trader-trader newbie bagaimana dia telah sukses, tetapi diawal dia trading saja. Setelah itu nasibnya so bad: loss dan loss lebih banyak. Maka trader yang sukses itu sebenarnya yang bisa mempertahankan profitnya, ada peningkatan jumlah WD-nya. Tetapi betapa sulitnya kita menemukan trader-trader yang semacam itu... Namun saya sedang bicara trader forex yang ideal, jadi gak apa-apa kalau Anda belum bisa seperti mereka. Saya juga masih "sulit" mengejarnya. Jujur saja, forex itu rumit dan sulit. Namun bukan berarti kita tidak boleh bermimpi menjadi trader yang sukses. Setuju ya?

Meski sulit, saya tidak bisa meninggalkan forex. Di otak saya terlanjur tertanam bahwa investasi forex lebih menguntungkan dari pada menginvestasikan uang di bank dalam bentuk deposito atau tabungan. Hanya yang perlu diasah adalah sebuah kemampuan untuk berhasil dan menjadi "akhlak" atau sikap dasar seorang trader sukses. 

Kaca mata bisnis saya melihat, bila saya menginvestasikan uang di forex, kemudian saya tradingkan sendiri, dan saya telah memiliki kemampuan trading dengan benar, maka keuntungan yang saya peroleh dari investasi forex ini bisa lebih besar dari bunga deposito bank yang cuma sekitar 10%-20% per tahun. Keuntungan dari investasi forex bisa lebih, terkadang bisa mencapai 100% per bulan tergantung situasi kondisi pasar dan tradernya jago/tidak. Tidak kalah penting adalah jumlah margin yang saya gunakan untuk investasi di forex ini, semakin besar saya investasi uang saya (misal lebih dari $5,000) akan semakin besar kemampuan menahan resiko pergerakan turun naiknya kurs mata uang yang berubah-ubah terus setiap detik. Nah, pikiran saya begitu, Bro!

Sikap Dasar Seorang Trader
Dunia forex adalah dunia yang sangat berbeda dengan dunia bisnis lainnya, dalam forex merupakan tempat perpaduan lima sikap dasar seorang trader antara kecepatan, kecermatan, kedisiplinan, pengaturan emosi dan termotivasi.

Bagi saya jika kita tidak memiliki kelima perpaduan sikap itu maka siap-siap lah menjadi loser, kenapa demikian begini mari kita pelajari satu per satu;

Kecepatan
Maksud dari kecepatan ini adalah kecepatan berpikir, seorang trader dituntut memiliki sikap demikian, karena dalam dunia forex keputusan di batasi waktu yang sempit trend yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan detik. Istilahnya keputusan untuk melakukan aksi baik buy ataupun sell bisa sangat berbeda dari jam ke jam dari menit ke menit bahkan dari detik ke detik. Kalau begitu, bicara kecepatan di sini juga berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. 

Ada pun berpikir dilakukan untuk memahami realitas dalam rangka:
1. Mengambil keputusan (decision making)
2. Memecahkan persoalan (problem solving)
3. Menghasilkan yang baru (creativity)

Kecermatan dan ketelitian
Maksudnya adalah kecermatan dalam bertindak, jika kita sudah berpikir cepat dan bisa menetukan posisi market pergerakan dan arah trend saatnya kita bertindak cermat. Kita harus bisa memperkecil nilai kesalahan, baik kesalahan teknis yang sifatnya penguasaan software ataupun kesalahan lainnya semisal salah klick dan lain nya.

Ketelitian, yakni berhubungan dengan jumlah kesalahan yang dilakukan per satuan waktu, ini berhubungan dengan gerakan-gerakan dalam pencarian ‘jejak’ (untuk pekerjaan yang memerlukan pengawasan terus-menerus, pada saat melakukan suatu tindakan yang memerlukan ketelitian dan pengawasan, dan pada saat melakukan kegiatan yang manipulatif, termasuk forex). Berbeda dari waktu reaksi yang dibatasi secara psikologis, ketelitian lebih ditekankan pada pengendalian manusia. 

Disiplin
Sikap ini termasuk yang paling penting, saya melihat didiplin dalam bertrading terutama di saat menentukan batas-batas kapan kita akan masuk ke market dan kapan kita akan keluar market, karena titik inilah yang menentukan sukses atau tidaknya dalam bertransaksi, jika kita disiplin terhadap hitungan kita tidak tergoda oleh "sesuatu"yang melanggar disiplin, insyalloh akan sukses dalam bertransaksi.

Pengaturan emosi
Disaat kita sudah memasuki posisi disini, menjadi saat-saat rawan apalagi yang memiliki sistem short term trading, terkadang hilang arah kapan dia akan mengclose posisinya, hal ini karena didalam diri kita terbawa oleh harapan, harapan ingin untung lebih besar, atau harapan agar runing kembali pada posisi yang kita inginkan. Intinya jangan diperalat oleh running, jangan di permainkan oleh running, jadilah diri sendiri yang telah memperhitungan dengan cepat, cermat dan disiplin.

Pribadi yang termotivasi
Motivasi lebih diartikan sebagai tingkah laku yang mengarah pada tujuan. Ini didasari oleh dua konsep dasar, yaitu kebutuhan yang berasal dari orang itu sendiri dan tujuan di lingkungan di mana orang itu berada. Dalam bentuknya yang paling mudah, motivasi diawali oleh adanya kebutuhan yang belum terpuaskan. Tujuan ditetapkan untuk memuaskan kebutuhan. Dan dilakukan aksi-aksi dalam proses pencapaian suatu tujuan. Tetapi, pada saat telah terpuaskan, kebutuhan baru muncul dan terjadilah lingkaran berkelanjutan.

Seorang trader, selalu membutuhkan motivasi, karena kontrol diri terhadap psikologisnya sangat sering terganggu kondisi tradingnya. Makanya, banyak trader yang sudah tahu kesalahannya, masih saja terus dilakukan berkali-kali. Disinilah letak kebutuhan sikap dasar ini. Maka banyaklah belajar, membaca dan membaca di perpustakaan forex Cafe Trader ini, sehingga Anda akan selalu termotivasi.

Trader forex yang sering loss, Anda akan bangkit kembali manakala Anda termotivasi...

Trader forex yang sering profit, Anda pun membutuhkannya agar Anda bisa selalu konsisten didalamnya...

Trader forex yang masih kadang loss kadang profit, Anda akan semakin memantapkan meninggalkan loss dan pindah di jalur profit...

Titik kelemahan Trader Forek

1 komentar

Image by .Vini via Flickr
Apakah Anda sering mengendarai sepeda motor? Saya jawab sendiri saja sebelum Anda menjawab pertanyaan ini. "Ya!" Biar saya saja yang dianggap aneh. Kalau Anda menjawab, bukan aneh lagi, bisa dianggap stress!? Woke, lewati saja...!
Bicara mengenai mengendarai sepeda motor, wuih.. asyik nih! Gas tariiiik! Saliiiip! Reeeeem! Belokkan dikit hindari lobang, ciiihaaaaa! Aduh, koq bocor nih, hmmm, kena paku! Mencari bengkel, ganti ban..! Assem, lampu juga mati, harus saya ganti karena akan menembus malam juga. Berkendaraan, begitulah petualanganku menjadi rider Jupiter MX. Wkwkkwkw...
Lho, trading adalah seperti keterampilan lainnya, termasuk mengendarai sepeda motor. Jadi bukan maksud
saya pamer, Bro! Bukan pula sedang laporan, saya ini suka ngebut kalau berkendara hehehhe...
Mengendarai Sepeda motor yang baik itu; pikiran fokus pada jalan, kesiapan kendaraan lengkap dengan surat-suratnya, distarter dengan benar, awalnya pelan-pelan kemudian percepat lajunya dengan menambah gas pelan-pelan, dalam perjalanan hati-hati banyak rambu-rambu lalu lintas. Pahami maknanya, sehingga tidak mencelakai diri sendiri maupun orang lain. Jika mesin kendaraan panas diistirahatkan, kalau yang mengendarai lelah, istirahat. Jangan dipaksakan! Sabar saja, insya Allah selamat sampai tujuan! Bla bla bla....
Mengendarai sepeda motor juga bisa dipelajari, bahkan bisa menjadi seorang yang mahir dalam berkendara. Syukur jadi pembalap yang selalu menang, seperti...Rosy, hehehe... Kenapa yang sebagai pemenang ya itu-itu aja? selalu sedikit orang? trader yang sebagai pemenangnya juga itu-itu saja... dari dulu selalu disebut 90 % loss, eh.. hari ini sudah tahun 2010 hampir 2011, masih saja diklaim 90 % trader loss ....
Wah, mbuh, mboyak!
Pokoknya, jika Anda ingin menjadi trader forex menguntungkan, perlu mencari tahu apa titik-titik kelemahan Anda.
Beberapa titik-titik kelemahan yang umum adalah:
1. Trading terlalu sering.
Berapa kali dalam seminggu Anda mengalami hari-hari yang menguntungkan? Apakah keuntungannya, pada akhir minggu juga bisa bertahan? Atau pada akhirnya juga habis lagi karena Anda dalam perdagangan yang konyol?
Masalah umum lainnya adalah perdagangan yang terlalu sering, mereka mencoba masuk perdagangan dengan modus balas dendam. Banyak pedagang mungkin mencoba untuk "mendapatkan uang mereka kembali segera" dari pasar karena uangnya pernah di telannya.
Kesabaran untuk tidak transaksi sementara ternyata menjadi persoalan yang paling sulit bagi seorang trader. Selain itu disiplin terhadap sistem juga persoalan lain yang tidak bisa dilakukan oleh para trader forex kebanyakan. Tentu ini rahasia umum, tetapi semua orang juga tahu, sepadai-pandainya dia berkendara naik sepeda motor, dia pun akan tergelincir karena kecerobohannya. Atau juga faktor luar karena menginjak paku dan kendaraan terjatuh pada akhirnya (berlaku juga bagi pengendara yang hati-hati sekalipun). Kalau kejadian seperti ini berarti masalah "belum rejeki".
Apakah Anda masih berharap keberhasilan luar biasa? Anda mungkin memiliki sedikit keraguan bahwa itu akan berhasil. Sekarang, pertimbangkan ini: Dengan kesabaran, Anda bisa dapatkan itu. Apakah Anda rela mengorbankan sedikit 'rasa tidak sabar" demi keberhasilan Anda? Jika Anda belajar untuk duduk dan menunggu perdagangan yang terbaik (karena kesabaran), tidak hanya bisa trading menjadi sangat menyenangkan, tapi bisa menjadi sangat menguntungkan. Ayo semangat!!! Jangan ngebut?!!! Awas, ada polisi tidur! Wkwkkwkwkw....
2. Kesulitan untuk masuk perdagangan.
Dimana-mana setiap saya mengadakan pelatihan, tidak ketinggalan munculnya sebuah pertanyaan, " Bagaimana menentukan posisi buy dan sell". Hmmm... Jadi disini ya, kesulitan para trader pemula...Oh yes!
Saya bertanya, "apakah Anda sudah memiliki sistem? Tahukah sistem trading Anda?"
" Oh no!" jawabnya.
"Apakah Anda sudah menggunakan indikator?" tanya saya lagi.
"Oh yes!"
"Apakah Anda bisa membaca indikator Anda?"
"Oh no!"
"Piyeeeee...???"
"Hahahahhaa....!" tertawa bareng-bareng, akhirnya...
"Analisa saya salah terus, Kang! Saya buy dia turun. Saya sell dia juga naik. Saya pasang SL, selalu kena, tetapi Tp saya tidak pernah disentuh. Bagitu saya tidak open posisi, dalam batin saja saya bilang pasti mau naik...eh, dia naik bener, Kang! Ada apa dengan saya, Kang?"
Saya beri penjelasan panjang lebar, bla bla bla bla.....(maaf disensor Mr. Forex, katanya penjelasan ini harus berbayar) Wkwkkwkwkwkwk...!!!
"Oh no!!!!"
Ada peserta training saya (pelatihan di Solo)tunjuk jari (namanya Macashin -begitulah kusimpan di no HP-ku - 'tulisan' yang benar saya tidak tahu)hehehehe, "Boss, saya ada pertanyaan, 'kalau floating minus saja bisa sampai banyak, berarti saat saya plus juga bisa profit banyak, ya', Boss?"
Hmmm... ada yang panggil saya Boss, ada yang panggil Kang... siapakah saya? Hmmm...
"Siapa yang membatasi profit dan membiarkan loss semakin banyak?"
"Ya, pasti ada. Trader juga manusia. Dia takut kalau plus-nya menjadi hilang, jadi dibatasi dan diambil 10 pip." jawabnya.
"Lho, tetapi kenapa dia gak takut lossnya semakin banyak, sehingga dibiarkan dan tidak dibatasi?" saya balik bertanya... Namun dia malah hanya manggut-manggut saja.
HHmmmm.. ngrasa apa yah? hehehe.. piss, Machasin! Toss!!! Wkwkwkwkkw...
"Adakah strateginya MasBoss, biar kita bisa profit banyak?" tanya Mas Hasan (kalau ini tulisan namanya benar, juga seperti di HP-ku)hehehehe.
"Begini....Bla bla bla bla...!" (Waduh, disensor lagi oleh Mr. Forex, katanya jawaban berbayar) Wkwkkwkw...
Postingan kali ini bener-bener saya kecewa, Mr. Forex ikut campur tangan, penjelasan saya malah di ganti bla bla bla...uhf! Namun saya menghormati beliau, dia guru saya. So, saya setuju saja. Tetapi gak apa-apa saya tanyakan saja ya, biar kita fair mengapa dia mensensor penjelasan saya.... Kalian diam dulu!
"Mr. Forex, mengapa Anda sensor penjelasan saya?" tanya saya pada beliau.
"Penjelasanmu tentang itu, adalah auratmu! Gak etis kalau di buka lepas di internet, nanti saja dalam pelatihan training forex." kata Mr. Forex menjelaskan dengan senyum. 

Emosi Seorang Trader

1 komentar


Sebagian besar pedagang kehilangan uangnya karena mereka tidak bisa mengendalikan emosi mereka. Berkali-kali diingatkan, tetapi tetap saja tidak mampu mengendalikan emosinya. Sehingga mereka dalam membuat perdagangan emosional menjadi irasional. 

Dalam psikologi perdagangan mata uang, tiga emosi yang selalu hadir adalah: 

Harapan, keserakahan dan ketakutan. 

Harapan, keserakahan dan ketakutan adalah emosi yang merusak dan semua pedagang selalu dipengaruhi oleh mereka.

Harapan 

Ketika pedagang kehilangan harapan bahwa harga ternyata berbalik, jadi dia hanya bisa berharap akan kembalii lagi sesuai keinginannya dan no action apa pun.

Keserakahan 

Pedagang yang serakah cenderung membuat posisi mereka yang besar, akhirnya loss. 

Takut 

Kepanikan di pasar, seberapa sering kita merasakannya? 

Dimana lonjakan harga tidak wajar, floating semakin banyak dan ingin segera mengembalikan keadaan. Pedagang yang membeli atau menjual pada posisi ketakutan (sama seperti dengan keserakahan) biasanya emosi untuk memperbesar lot. Akhirnya loss.

Ini beberapa contoh saja, dan kebanyakan pedagang melakukannya. Nah, maka perlunya metode trading yang disiplin untuk mengatasi emosi destruktif itu. 

Jadi bagaimana Anda melakukannya? 

1. Anda perlu untuk mendapatkan metode yang Anda memahami dan memiliki keyakinan untuk masuk posisi.

Anda tidak akan pernah mengikuti metode yang Anda tidak mengerti dan memiliki keyakinan, yang penting yang Anda butuhkan untuk dapat perdagangan melalui memiliki pola pikir akan menang secara keseluruhan. 

Anda harus memahami mengapa dan bagaimana metode Anda akan bekerja dan ini akan membantu Anda menghindari anda mengubah strategi perdagangan. 

2. Tetapkan Anda menganalisa ketika Anda memasuki pasar, sehingga Anda tidak terburu-buru. 

3. Terima saja kerugian Anda dengan ikhlas. Semua bisnis memiliki kerugian dan trading forex adalah tidak berbeda. 


Mendapatkan psikologi perdagangan yang tepat dan perdagangan dengan disiplin merupakan bagian penting dari keberhasilan perdagangan mata uang.

Meraih Kesuksesan di Forek

1 komentar


Kali ini saya akan bicara tentang bagaimana meraih kesuksesan di forex, juga rintangan-rintangan yang menghalangi untuk sukses. Saya ingin semua trader bisa berhasil, beberapa tahun ke depan kita bisa bertemu dalam puncak kesuksesan para trader. Cita-cita yang baik bukan?

Hasil di Forex adalah Tidak Pasti
Forex bagi seorang trader terlihat cukup sederhana, hanya naik dan turun. Namun mengapa kita menganggap bahwa forex itu rumit? Ya, ternyata konteks naik turun itu hanyalah hasil tatapan mata telanjang. Manakala dilihat dengan kaca mata ilmu, naik turunnya pergerakan mata uang, menjadi sangat sulit di terima psikologis kita yang (secara manusiawi) menghendaki profit saja. Mau kita forex itu seperti yang di harapkan, baru forex itu mudah. Kalau kita buy, maka dia menjadi naik…Kalau kita sell maka dia turun…Maunya kita begitu, biar selalu profit dan shoping-shoping melulu wkwkwkw… Sayangnya, seluruh pengetahuan perdagangan valuta asing di dunia ini tidak cukup membantu (seperti maumu), Forex itu tidak bisa: “Kutahu yang kau mau”. Hahahaha…kecuali jika Anda memiliki keberanian untuk membeli dan menjual mata uang dan memasukkan uang Anda dalam uang berisiko. 

Bicara risiko tetapi tentang risiko kehilangan duit, wouw…banyak orang akan lari terbirit-birit. Anda hebat! Risiko demikian, malah Anda merasa tertantang dan merasa di dalam sebuah dunia baru. Siip siip…! Seperti undian "Rasanya Anda pasti di dalamnya untuk menang" hehehe…. Percayalah ketika saya mengatakan bahwa tugas sederhana adalah membeli di harga murah dan menjual di saat harga mahal, adalah sangat sulit untuk dilakukan, ketika uang itu sendiri sesungguhnya Anda telah menempatkan sebagai uang berisiko. 

Apa pesan tersirat dari pemikiran saya diatas? Bahwa hasil forex itu adalah tidak pasti. Maka? Sekali lagi, maka? Jangan pernah menabung di forex! Uang Anda adalah menjadi uang yang berisiko. Manakala Anda telah memperoleh profit dari modal Anda, cairkan dia…ambil dia… masukkan ke rekening bank lokal Anda. Simpan disana, kalau-kalau terjadi risiko kehilangan uang di forex, Anda masih memiliki simpanan di bank Anda dan itu adalah profit Anda. Alasan terbaik saya adalah, Anda tidak perlu menjual aset Anda dan atau menghutang sana-sini sekedar untuk bisa deposit melayani “ketidakmampuan” Anda meninggalkan forex. Hei…! Forex itu bisa menganyutkan Anda dan menjadikan Anda kecanduan, lho! Hati-hati! Wkwkwkkw…

Alasan lain, dengan melakukan apa yang tadi saya katakan, maka Anda akan bebas dari kelelahan dan kebosanan atau bahkan penyesalan. “Waduuuuh! Profitku $ 200 sekarang hilang lagi…! Coba kalau saya WD kemarin…!” Hix hix hix hix hix hix…

Lain halnya, “Good! Profit $200 sudah saya ambil dan sudah di rekening bank, mudah-mudahan saya akan profit lagi. Kecemasan sudah lewat, Bro!” 

Anda membutuhkan keberanian untuk sukses
Apakah Anda memiliki keberanian untuk menghadapi rasa takut dan bertindak? Heladalah….koq malah seperti pskiater forex? Gak apa-apa, Anda gratis disini hehehehe… Nah, ketika petugas pemadam kebakaran berjalan di gedung yang terbakar untuk mencapai hasil yang diinginkan, apakah dia takut? Ya takut-lah.. mereka juga manusia. Apakah Anda takut loss saat masuk pasar? Ya takut-lah.. trader juga manusia….apalagi modal cuma pas-pasan. Tugas Anda adalah dapat mengatasi atau menerima rasa takut Anda itu dan tetap melakukannya. Menurut saya, Anda tidak akan menjadi trader forex yang sukses jika tidak bisa mengatasi aau menerima rasa takut itu. Perasaan takut adalah alamiah, boleh-boleh saja rasa takut itu ada, toh membuat kita hati-hati, tetapi menerima rasa takut dan mampu mengatasinya adalah menjadikan trader menjadi manusia lebih. Hebat kan, trader itu…! Ya, seperti petugas kebakaran tadi, mereka mampu mengatasi dan menerima rasa takut , pada akhirnya menjadikannya sukses melaksanakan tugasnya, woke?

Namun, sekali Anda belajar untuk mengontrol rasa takut Anda, semakin mudah dan lebih mudah untuk perdagangan di pasar mata uang. Reaksi sebaliknya bisa menjadi masalah. 

Mulailah dengan menganalisa diri Anda sendiri.
Apakah Anda tipe orang yang bisa mengendalikan emosi dan tanpa cacat mengeksekusi perdagangan di pasar mata uang? Atau seringkali dalam kondisi sangat stress? Apakah Anda tipe orang yang percaya diri dan cenderung untuk mengambil risiko lebih dari yang seharusnya? Lihatlah kedalam dirimu dan temukan jawaban! Anda dapat memperbaiki semua kekurangan sebelum account Anda “menyala” merah atau Anda akan memperpanjang keberhasilan Anda sampai Anda dapat menambah modal tambahan. 

Akhir-akhir ini, saya banyak melihat para trader “hebat” (modal yang sangat besar) tetapi tidak cukup memiliki kemampuan untuk melakukan perdagangan, mereka hanya mengandalkan sinyal-sinyal dari orang lain. Wah, ini dapat membuat masalah psikologis yang serius manakala hasil tidak seperti yang diharapkan, dan ternyata itu terjadi….. Floating minus sampai ribuan pips, bahkan ada yang floating minus ratusan juta rupiah, coba kalau sempatkan belajar dulu kepada ahlinya, ya kan bisa keluarkan beberapa ratus dollar saja untuk privat dan mengasah kemampuan, toh kalau sudah menguasai dengan baik, “uang belajar” bisa balik dalam hitungan hari… ya, daripada floating ratusan pips apalagi locking minus semua, stress deh…! Ujung-ujungnya cut loss! Menyedihkan…! Nah kalau itu ternyata duit investasi orang? Bisa gila si trader! Investornya menjadi miskin! Maka, sebelum semua terlambat, saya mau kasih nasihat yang baik-baik, siapa yang berani menasihati itu karena dia sayang- kan begitu? Anda harus benar-benar dapat mempersiapkan dan mengembangkan kebiasaan trading yang baik. Saya juga menasihati pada diri sendiri,…”Git…! Berdo’a, shalat, sabar dan disiplin ya? Hanya sikap itu yang akan menjadikanmu sukses di forex!” Amiin…

Jangan mau dirampok forex

1 komentar


Ada berbagai strategi perdagangan yang dimiliki trader. Beberapa, mereka adalah para pengembang strategi yang tertatih-tatih mencoba berbagai strategi, tetapi masih loss juga (Anda-kah) hihihii. Ya, banyak dari kita juga yang telah mengembangkan strategi kita sendiri yang unik, sederhana, bahkan yang sangat sederhana, tetapi bisa berhasil dengan sukses. Sementara yang lain di antara kita banyak yang masih berjuang untuk membuat profit dengan kembang kempis, profit loss, profit loss akhirnya loss juga wkwwkwkw...!

Forex trading adalah tidak mudah. Mungkin kelihatannya mudah ketika Anda sedang melakukannya di demo account, mulai membuat beberapa perdagangan dan melihat ratusan dolar keuntungan dalam beberapa jam, tetapi Anda akan keliru, Bro.

Masalahnya pada saat Anda memasukkan uang real dalam rekening dan membuat beberapa perdagangan, Anda akan mengalami sikap keserakahan dan ketakutan.

Keserakahan mulai mempengaruhi keputusan trading Anda. Kemudian Anda melihat pola pergerakan pasar, segera menebak pergerakan harga dan segera Anda ingin berada di atas perdagangan. Nah, dalam perdagangan ini kemudian Anda dapat profit beberapa pips saja, ternyata harga berbalik dan Anda dalam floating, psikologis yang tidak siap, mungkin saja menyuruhnya menutup dan keluar dari perdagangan dalam keadaan menanggung kerugian. Anda meng-cut posisi Anda. Lalu Anda segera transaksi sebaliknya,eh... malah kembali lagi. Menyesal tiada arti, lalu di cut loss, rugi lagi. Wah, benar-benar stress saat itu. Anda dipermainkan pasar. Mengapa hal semacam itu bisa terjadi? Alasan Anda melakukannya adalah karena tidak memiliki sistem trading yang benar. Selain itu masalahnya adalah bahwa Anda perlu hanya perdagangan-perdagangan yang terbaik saja, tetapi tidak mampu mengelola dengan baik. Begitu perdagangan Anda ternyata dalam posisi buruk (seperti yang Anda lihat) Anda pun melakukan hal-hal yang buruk juga.

Baru ketika Anda telah trading selama bertahun-tahun, Anda mulai berpikir tentang sistem trading. Bagi sebagian besar orang berjuang untuk membuat "kejutan profit" dengan melakukan Overtrading, yang pada gilirannya ke keserakahan. Banyak trader pemula, dia pelan-pelan menggunakan sistem yang baik, money manajemennya juga oke, profit sedikit demi sedikit dia dapatkan. Eh, begitu equity meningkat, penyakitnya kambuh. Sudah melupakan akal sehat lagi dalam trading, serakah dan tidak taat sistem kembali dia lakukan.

Kemudian di sisi lain, adalah ketakutan. Ketakutan membuat orang melakukan hal-hal yang sangat konyol. Seperti yang saya kisahkan dalam kejadian diatas. 

Anda lihat, tanpa diragukan lagi dua kekuatan pendorong terbesar di forex adalah keserakahan dan ketakutan. Jika Anda dapat menempatkan perasaan ke satu sisi, atau setidaknya menguasai mereka ke tingkat di mana Anda dapat membuat keputusan secara obyektif ... pasar forex adalah milikmu. Wah, mantaaaaap!!!

Kemudian, Anda dapat melihat di pasar dengan pandangan obyektif. Anda dapat mengidentifikasi pola dengan mudah, tidak lagi Anda coba untuk mengantisipasi arah pasar untuk membuat uang dengan cepat. Anda harus benar-benar dapat memahami dan menghargai bagaimana pergerakan harga di forex. Anda mungkin mulai memperhatikan pola-pola yang meningkatkan keuntungan Anda sepuluh kali lipat, hanya karena Anda tidak lagi melihat grafik sebagai peluang keuntungan. Pandanglah grafik sebagai lahan kerja Anda, dan jika Anda bekerja dengan baik, maka sang tuan akan membayar Anda dengan setimpal. Kalau pekerjaan Anda buruk, sang tuan juga tidak segan-segan menghukum Anda, bahkan merampok uang Anda...!

Sederhananya, semakin Anda dapat mengendalikan keserakahan dan ketakutan, semakin baik Anda akan melakukan pekerjaan di forex. Maka, forex tidak akan sekali-kali merampok uang Anda dan Anda tidak kehilangan pekerjaan. Jika sampai Anda kehilangan pekerjaan di forex, jadilah Anda mantan trader, hikz hikz hikz hikz hikz...

Mengapa Banyak Trader Loss??

1 komentar


Kalau Ratusan tahun yang lalu, laki-laki yang normal akan selalu berada di medan pertempuran untuk mempertahankan atau membentuk kerajaan mereka dengan menaklukkan kerjaan lain melalui kekuatan senjata. Hari ini, orang-orang biasa seperti Anda dan saya juga berangkat untuk membangun imperium keuangan kita. Basah kuyup keringat dan darah (pura-puranya, Anda gak usah protes) di medan  pertempuran kemarin telah membuat jalan bagi di medan pertempuran hari ini, dengan pasukan psikologis Anda sendiri dan "modal" Anda. Sama seperti tentara yang diperlukan untuk membentuk kerajaan di masa lalu, demikian pula modal yang diperlukan hari ini untuk memasukkan rencana komersial modern untuk menaklukan pasar. Hua ha ha ha ha. Saya-lah Pangeran Trading dari Kerajaan Underground...akan memimpin Anda hua hua hua hua hua hua...!

Ayo...! Angkat pedang Kalian! Tetapi kuasai emosi Anda dan jangan berbuat kesalahan! Kesalahan perdagangan . hanya membuat Anda kalah! Hua ha ha ha ha...

Begitulah kiranya, jika saya sedang -edan- mengarahkan pasukan trader-trader pemula. Hihihihihi....


Kesalahan Emosi tidak pada tempatnya
Wokey, mengapa tidak boleh emosional? Emosional yang paling berbahaya terjadi ketika seorang pedagang kehilangan sebuah perdagangan atau loss.  Setelah kehilangan perdagangan ini, seorang pedagang merasa sedih, marah, atau bahkan dendam terhadap pasar. Hal ini menyebabkan trader untuk memasukkan perdagangan tidak rasional untuk memenangkan kembali apa yang mereka merasa ditipu. Tentu saja, perdagangan ini biasanya justru akan memperparah keadaan. Jika menang, hal ini dapat lebih buruk lagi, karena psikologis semacam ini mendorong pengambilan keputusan yang salah juga,  dan dapat menyebabkan kerugian lebih besar. 

Dengan emosi menjadi  alasan selanjutnya mengapa banyak trader forex loss dan gagal. Mereka pergi ke medan perang mempertaruhkan terlalu banyak prajurit (modal) dan tanpa pengetahuan tentang taktik yang dibutuhkan untuk memenangkan pertempuran. 

Sekali lagi:
1. Mereka  terlalu banyak modal, tetapi dodol 
2. Mereka tidak memahami pasar Forex. 


Tidak mau menerima Risiko

Dalam hubungannya dengan persiapan pertempuran ini, perlu di pahami juga tentang menerima risiko. Pada umumnya  kalangan pedagang  mereka tidak menerima risiko ketika mereka menempatkan perdagangan. Mereka menganggap perdagangannya akan menjadi  pemenang yang pasti, makanya sengsara ketika  perdagangannya mengalami kerugian. Bahkan, pedagang mungkin menolak untuk mengambil kerugian mereka karena mereka begitu yakin dia adalah seorang pemenang.  Inilah sebabnya pedagang harus menerima risiko dari setiap perdagangan sebelum mereka memasuki posisi mereka. Dengan kata lain, seorang pedagang harus melihat jumlah uang yang mereka pertaruhkan sebagai biaya untuk melihat apakah gagasan perdagangan mereka akan bekerja dengan baik.


Menerima risiko dari setiap perdagangan tidak mudah, terutama bagi pedagang yang tidak berpengalaman. Tentu saja, ada beberapa langkah yang dapat kita ambil untuk membuatnya lebih mudah untuk menerima risiko. Pertama, sangat penting untuk merencanakan setiap perdagangan. Ini berarti kita harus tahu di mana kita akan memasuki perdagangan, tempat kami berhenti, dan tempat kita mengambil tingkat keuntungan. Dengan cara itu tidak ada keputusan yang perlu dibuat setelah posisi sudah dimasukkan. Otak manusia akan melihat informasi posisi yang berbeda sekali  saat belum atau entry posisi. Selain itu,  kita tahu persis berapa banyak modal kita mengambil risiko. Hal ini penting karena tidaklah mungkin untuk menerima risiko. Setelah pada posisi tertentu, mungkin  emosi tidak bisa dihindari, tapi setidaknya tidak akan mempengaruhi hasil dari perdagangan.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, seorang pedagang harus melihat jumlah uang yang mereka pertaruhkan sebagai biaya untuk melihat apakah gagasan perdagangan mereka akan bekerja. Setiap trader memiliki kerugian. Namun, pedagang konsisten melihat kerugian sebagai pengeluaran bisnis. Kerugian adalah aspek penting perdagangan, dan tidak ada cara untuk mengetahui akan menang atau loss. Oleh karena itu, jika kita dapat menerima risiko dari setiap perdagangan sebelum menempatkan entry posisi, kerugian ini dapat lebih mudah dilihat sebagai bagian dari perdagangan.  Sekali seorang pedagang belajar untuk menerima risiko pada setiap perdagangan dan mengakui bahwa mereka tidak tahu mana perdagangan yang  akan membuatnya menang, akan lebih mudah untuk mengendalikan emosi seseorang dan mencapai hasil yang konsisten.

Banyak trader, baik sukses dan sengsara telah membuat kesalahan-kesalahan ini, alasan utama bagi saya menulis artikel ini sehingga Anda dapat mempelajari pelajaran dan tidak perlu membuat kesalahan ini dan kehilangan uang, atau setidaknya cukup berhati-hati untuk meminimalkan kerugian. 

Sudahkah Anda tahu  tentang siapa yang Anda hadapi? Jadi pertanyaan saya selanjutnya kepada Anda adalah, mengapa Anda berisiko dengan modal Anda dalam kondisi pasar yang Anda tidak tahu apa-apa tentang pasar? Untungnya ada dua solusi dalam situasi ini. 

1. Buatlah aturan hanya resiko 5% dari modal Anda pada satu perdagangan. Hal ini untuk meminimalkan kerugian. 

2. Mendidik diri Anda sendiri sehingga Anda dapat mengenali kesempatan untuk menyerang, tetapi juga mengakui bila perlu untuk mundur. Belajarlah untuk membaca kondisi medan pertempuran forex. Kalau jaman dulu, Jendral besar kerajaan  akan menghabiskan bertahun-tahun belajar taktik medan perang, untungnya kita dapat mencapai hal ini dalam beberapa bulan.

Iklan Kotak

 

Belajar Forex. Copyright 2012 by Organisasi Bantuan Kemasyarakatan Converted Bank Negara Indonesia